oleh

Kwarcab GP Madina Kumandangkan Ayat-ayat Suci Al Qur”an di Taman Raja Batu

-Daerah-313 views

FAKTA PERS – MADINA.

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Pesantren Kilat Ramadhan  di area Taman Raja Batu (TRB) Komplek Perkantoran Bupati Madina pada tanggal 9-11 Juni 2017.

Kegiatan diikuti ratusan Pramuka Penggalang di wilayah Kabupaten Madina. Kegiatan yang dilakukan di alam bebas ini dengan prinsip dasar ke-Pramukaan untuk pembinaan watak dan karakter yang Islami dalam mengisi kegiatan di Bulan Suci Ramadhan.

Salah satu kengitan yang digelar adalah dengan mengumandangkan ayat-ayat suci Al Quran (Tadarus) di Anjungan Taman Raja Batu Jumat malam (96).

Drs. H. Musaddad Daulay, MM menyampaikan kepada Fakta Pers bahwa, “Pesanteren Kilat dan perkemahan Pramuka Madina ini dituntut agar lebih aplikatif dan proaktif melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam untuk melatih membiasakan diri, bahkan memaksakan diri untuk gemar membaca Al Quran sebagai kitab suci Ummat Islam yang apabila kita pedomani pelajari fahami amalkan dengan baik, serta penuh tanggung jawab niscaya kita tidak akan pernah sesat selama-lamanya,”

“Sebagai anggota pramuka generasi baru Indonesia dituntut untuk lebih cerdas dan cermat melakukan latihan pendidikan yang berkelanjutan serta berkesinambungan melakukan yang terbaik sebagai contoh teladan dan persiapan mental spiritual yang kuat, komit, konsisten, istiqomoh menjadi Ummatan wasathon yang baik, bermartabat, serta disegani dan membanggakan semua pihak.” katanya.

Musaddad menambahkan, “Tentunya tidaklah segampang mengucapkannya, harus ada upaya upaya paksa yang dilakukan para peserta pesanteren kilat agar terbiasa dan meresap di sanubari dengan sadar bahwa hidup ini bukanlah mudah dan gampang.”

“Jika dilihat beban dan tanggung jawabnya, sebagai calon peminpin masa depan yang berkualitas prima, pintar, cerdas, jujur, terpercaya oleh ummat kedepan sebagai kholifatum fil atdhy. Karenanya Bapak Bupati terus berupaya mencari cara, taktik, dan steretegi untuk menyelamatkan para generasi muda kita, khususnya gerakan pramuka agar terus melakukan pembinaan mental spiritual.” lanjutnya.

“Generasi bangsa ini kedepan sudah siap mental dan kecerdasan menghadapi berbagai tantangan, terutama persoalan keimanan, ketaqwaan, kecerdasan, kemiskinan, dan harkat serta martabat rakyat Madina ke arah yang lebih baik dan membanggakan semua pemangku kepentingan di daerah, sekaligus implementasi Serambi Mekkahnya Sumatera Utara, serta julukan Negeri Beradat Taat Beribadat.” Musaddad mengakhiri. (M Efendi)

Komentar

News Feed