oleh

Memperkaya Diri Sendiri, Kadis Pertanian Mandailing Natal Diduga Fiktifkan Dana BLM PUAP Tahun Anggaran 2013

FAKTA PERS-MANDAILING NATAL.

Kadis Pertanian Kabupaten Mandailing Natal Taufik Zulhandra Ritonga diduga telah memfiktipkan Bantuan Langsung Masyarakat Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (BLM PUAP) tahun 2013 demikian informasi yang didapat Fakta Pers dari sumber sejumlah kelompok tani di lapangan, Panyabungan, Rabu (14/6).

Salah satu sumber dari kelompok tani yang tidak berkenan disebut namanya mengatakan, “bahwa dana BLM PUAP tersebut seharusnya diperuntukan kepada kami (kelompok tani), namun kenyataan di lapangan yang ditemukan yang menguasai dan mengelola dana BLM PUAP Kabupaten Mandailing Natal adalah pihak ketiga, diduga orang suruhan atau orang dekat dari Kadis Pertanian Mandailing Natal.”

Lanjutnya, “bahwa awal dari adanya BLM PUAP tersebut, kepada saya atas ajakan dari pihak ketiga dengan menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan ada bantuan terlebih dahulu sediakan KTP mu dan buka rekening di salah satu bank yang ada di Mandailing Natal.”

“Nanti sewaktu pencairan dana tersebut akan saya dampingi dan akan saya berikan sejumlah uang sebagai ucapan rasa terima kasih,” kata kelompok tani tersebut dengan meniru ucapan dari pihak ketiga (rekanan) itu.

Ia juga mengakui, “memang dalam kelompok tani hanya terdapat dua orang saja, dan itupun tidak diketahui oleh aparat desa/kelurahan bahwa kelompok tani tersebut ada.”

Adapun proses pencairannya, “oknum dari pihak ketiga (rekanan) ini meminta saya agar datang ke salah satu bank tersebut, tepatnya pada pencairan pertama. Dan setelah uang tersebut dicairkan dari bank yang sudah ditentukan, rekanan tersebut langsung mengambil seluruh uang yang dicairkan dan memberikan sejumlah uang kepada saya sebagai ucapan terima kasih,” ungkapnya.

“Sekedar diketahui pencairan dana BLM PUAP ini dicairkan dengan tiga tahap, yang membuat saya menjadi tanda tanya kenapa uang tersebut diserahkan kepada rekanan bukan kepada kelompok tani? Sementara rekening yang digunakan adalah rekening kelompok tani,” tuturnya.

Kalau uang tersebut diserahkan kepada kami (kelompok tani), pastinya uang tersebut akan dapat digunakan dan di manfaatkan untuk keperluan pertanian. Memang rekanan tersebut menjanjikan akan membeli pupuk dan hendtraktor namun sampai saat ini apa yang dijanjikan tersebut tak kunjung dipenuhi. Apalagi pencairan untuk ketiga kalinya sudah selesai maka dari itu permasalahan ini saya beberkan,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan Kadis Pertanian Kabupaten Mandailing Natal Taufik Zulhandra Ritonga tidak juga memberikan jawaban kepada awak media, yang mana pada pekan lalu sudah dikonfirmasi untuk memintai keterangan.

Maka dari itu Kadis Pertanian dan Peternakan Mandailing Natal diduga sengaja tidak berkenan memberikan keterangan terkait persoalan dana BLM PUAP tahun 2013, dan diduga telah memperkaya diri sendiri dengan memanfaatkan uang negara.

Dimana semestinya dana tersebut diperuntukan dan digunakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan melalui kelompok tani yang ada. (M Efendi)

Komentar

News Feed