Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaSungai Cilandak Dinormalisasi, Warga Berharap Banjir Tak Terjadi Lagi
Array

Sungai Cilandak Dinormalisasi, Warga Berharap Banjir Tak Terjadi Lagi

FAKTA PERS – PURWAKARTA.

Sering meluap dan menyebabkan banjir hingga menggenangi jalan dan rumah warga apabila hujan deras, Sungai Cilangkap di desa Cilangkap, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dinormalisasi.

PT. Wijaya Karya Semesta (PT. WKS) tengah melakukan normalisasi Sungai Cilangkap, tepatnya di sisi jembatan Jalan Raya Cilangkap (Purwakarta) – Curug (Karawang).

Di lokasi proyek, Pelaksana PT. WKS, Rahmat mengatakan sudah satu bulan pelaksanaan normalisasi Sungai Cilangkap.

“Awalnya, lebar sungai hanya 3 meter. Setelah dinormalisasi, kini sisi kiri dan kanan Jembatan sudah diperlebar sekitar 16 meter. Sementara terusan sungai dari titik yang sudah diperlebar 16 meter, diperlebar menjadi 8 meter sepanjang sekitar satu kilometer,” jelasnya.

Proyek senilai Rp. 3,2 milyar ini, kata dia, bersumber dari anggaran pemerintah Satker Balai Besar wilayah Sungai Citarum, Bandung.

“Selain diperlebar, sungai juga diperdalam. Sebagai penahan agar tidak terjadi penurunan tanah maupun longsor, tepi sungai diberi bronjong,” terang rahmat.

Sementara, menurut warga yang tinggal di RT 07/RW 06 Desa Cilangkap, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat merasa khawatir apabila musim hujan tiba. Pasalnya, sekitar 10 rumah warga akan kebanjiran setinggi 1 meter apabila hujan deras turun.

Salah seorang warga, Mulyadi (30) mengungkapkan bila hujan deras turun, sejumlah warga pasti merasa khawatir.

“Kalau hujan deras turun, suka banjir di daerah sini. Air bisa mencapai 1 meter menggenangi rumah, barang-barang dan perabotan rumah rusak dan lumpur akan meluber sampai kedalam rumah,” ujarnya.

Menurutnya lagi, banjir disebabkan luapan dari Sungai Cilangkap yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.

“Air Sungai Cilangkap akan meluap, bila hujan deras turun. Air yang datang dari hulu sungai besar, sementara lebar Sungai Cilangkap menuju sungai Citarum menyempit, hanya selebar 3 meter,” ungkap Mulyadi di pekarangan rumahnya, Jum’at (2/6).

Dengan dinormalisasinya Sungai Cilandak ini, kata dia, diharapkan tidak terjadi lagi banjir di kemudian hari.

“Mudah-mudahan tidak banjir lagi, meskipun hujan deras turun setelah Sungai Cilandak ini dinormalisasi,” pungkasnya.

(rom)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments