oleh

Warga Gogagoman Dirikan Pasar Senggol, Ini Tanggapan Wakil Walikota

-Daerah-254 views

FAKTA PERS – SULAWESI UTARA.

Polimik Pasar Senggol kembali terluang, sejak beberapa tahun belakangan ini. Pasar senggol yang sejak 28 tahun telah dibangun, dijaga, serta menjadi ladang usaha bagi para pedagang, juga masyarakat Gogagoman ini menjadi lebih rumit.

Pasalnya, sejak dikeluarkannya SK Walikota No. 77 Tahun 2017 tentang tempat pelaksanaan Pasar Senggol (Bazar Ramadhan 2017) yang bertempat di Kelurahan Poyowa kecil, mendapat berbagai tanggapan baik dari kalangan, pedangan serta pemuda Kelurahan Gogagoman.

Romy Mokodongan salah satu pemuda Kelurahan Gogagoman menjelaskan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kota.

“Pasar Senggol sudah lama kami laksankan dan sangat aman terkendali, kenapa sekarang baru dipindahkan?, dan tak ada sosialisasi kepada pedagang maupun kami warga Gogagoman yang sudah lama menjaga tradisi tahunan ini. Kami heran dengan pemerintah saat ini,” ujar Romy.

Menyikapi soal itu, Wakil Walikota Kotamobagu Jainuddin Damopolii menjelaskan bahwa Pasar Senggol tidak perlu dipolemikan apalagi saat ini bulan suci Ramadhan.

“Biarlah Pemkot mendirikan dipoyowa kecil dan tidak serta merta mematikan tradisi yang  sudah lama dibangun pemuda Gogagoman, yang terpenting adalah keamanan selalu dijaga bersama,” ungkapnya ketika dihubungi via seluler pada Jumat (16/06).

(Djun)

Komentar

News Feed