oleh

Bantuan Provinsi Sumatera Utara Diperjualbelikan Oknum Dinas Pertanian

-Daerah-261 views

FAKTA PERS – MANDAILING NATAL.

Dinas pertanian seharusnya menyuburkan pertanian, bukan malah menyuburkan korupsi. Kata-kata ini cocok untuk lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal.

Pasalnya, sejumlah petani di Mandailing Natal, Sumatra Utara, mengaku harus mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk menebus bantuan traktor dari Pemerintah Propvinsi. Padahal, program bantuan traktor tersebut seharusnya gratis.

Salah satu ketua kelompok tani yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, bantuan traktor yang datang ke daerahnya harus ditebus petani dengan harga yang beragam .

“Ada yang bayar Rp 7 juta per unit. Tapi kalau kelompok tani saya bayar Rp 1.000.000 per unit dan dibayar Rp. 3 juta lagi pada musim panen nanti,” katanya pada Fakta Pers, Kamis (13/7).

Lanjutnya lagi, praktik penebusan traktor dari Dinas Pertanian setempat kemudian dijual kepada kelompok tani dengan harga variasi mulai Rp. 4.000.000 sampai 7.000.000. Selain traktor, benih subsidi juga diperjualbelikan pada kilang padi.

Masyarakat yang berprofesi sebagai petani juga menuding Kadis Pertanian menjual bantuan dari Provinsi Sumatera.

“Kami menduga Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra hendak menjelekkan nama Gubernur Sumatera Utara, mengingat 2018 akan diadakan Pilgubsu. Dugaan kedua ingin memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya,” ujar Ketua Kelompok Tani.

Fakta Pers mencoba mengkonfirmasi salah satu kepala bidang berinisial F di lingkungan Dinas Pertanian melalui pesan singkat (SMS). Namun sampai berita ini naik, Kabid tidak membalas konfirmasi wartawan.

“Kami meminta kepada penengak hukum supaya memeriksa Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra yang diduga telah memperjualbelikan bantuan pemerintah (handtraktor). Dan kepada Bupati Madina dan Gubernur Sumatera Utara supaya mempertanyakan alasan Kadis Pertanian Madina memperjulabelikan bantuan yang diberikan gubernur bulan lalu,” pinta petani.

(M Efendi)

Komentar

News Feed