oleh

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pendaftaran JKN-KIS Kepada Kepala Desa Se-Purwakarta 

Fakta Pers – Purwakarta.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar sosialisasi pendaftaran JKN-KIS kepada sejumlah Kepala Desa/Lurah se-wilayah kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/7) di Hotel Harper Purwakarta.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Purwakarta, Henny Nursanty, SKM menyampaikan sesuai UU sudah jelas diatur bahwa aparatur dan aparat desa harus memiliki jaminan kesehatan. “Kami ingin para kepala desa/lurah dan perangkatnya supaya paham dulu, program JKN-KIS ini seperti apa. Manfaatnya seperti apa dan pembayaran iurannya bagaimana. Maka, kami mengundang tujuannya untuk itu dulu,” jelasnya.

Harapannya, sambung dia, apabila kepala desa menjadi peserta JKN-KIS, agar para kepala desa bisa menyampaikan sekaligus mensosialisasi kepada warganya.

“Kalau kepala desanya sudah punya kartu jaminan kesehatan, nanti masyarakatnya sudah mulai paham. Program Jaminan kesehatan ini, bukan hanya tanggung jawab dari BPJS Kesehatan saja. tapi seluruh masyarakat dan aparat yang paham, itu berhak untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Karena per 1 Januari 2019, seluruh masyarakat harus memiliki jaminan,” kata Henny usai acara sosialisasi.

Menurutnya, sistem pembayarannya hampir sama dengan PNS. “Iuran pembayarannya, 5% dari UMK yang diterima selama menjabat kepala desa. Kalau sudah tidak menjabat lagi, nanti bisa dialihkan, tapi nomor kartunya tetap seumur hidup,” urainya.

Ia melanjutkan kelas pelayanan dirumah sakit adalah di kelas II. “Semua rata kelas II, karena sudah ada aturannya. Tapi ketika dirawat inap, ingin naik kelas ke kelas I atau VIP ada selisih biaya yang harus dibayar oleh peserta, itu saja bedanya,” jelas dia.

Saat ini, sambung dia, jumlah peserta BPJS Kesehatan di Purwakarta sudah sekitar 73%. “Peserta BPJS Kesehatan untuk semua kategori, sudah mencapai 73% dari jumlah penduduk Purwakarta sekitar 890 ribuan jiwa,” ujar Henny.

Ditempat yang sama. Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Purwakarta, Anwar Sadat mengatakan ada jaminan kesehatan yang tentunya sebagai preventif bagi para kepala desa, ketika ada permasalahan dibidang kesehatan.

“Ada asuransi kesehatan yang menjamin bagi kepala desa dan keluarganya, ada keunggulan tersendiri jenis JKN-KIS ini untuk aparat-aparat desa. Yakni, iurannya Rp. 75 ribu untuk 5 peserta didalam satu kepala keluarga. Kami juga akan berupaya agar pemerintah daerah bisa mengcover iuran ini, kami akan berkomunikasi dengan Bupati dan DPRD, bagaimana solusinya kedepan,” singkatnya. (rom)

Komentar

News Feed