Jumat, Juli 30, 2021
BerandaDiduga Lecehkan Istri Polisi, Bupati Merangin Jambi Al Haris Dipolisikan
Array

Diduga Lecehkan Istri Polisi, Bupati Merangin Jambi Al Haris Dipolisikan

FAKTA PERS – SAROLANGUN.

Bupati Merangin, Provinsi Jambi Al Haris dilaporkan ke Polres Merangin, sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi. Al Haris dilaporkan oleh seorang Polisi yakni Brigadir Janliardi alias Aan Koto, atas dasar dugaan kasus pelecehan terhadap istrinya berinisial EM.

Dalam laporan Nomor Polisi LP/B-171/VII/2017/Res Merangin/SPKT, Aan Koto melaporkan Al Haris karena telah melecehkan istrinya dengan cara meminta istrinya untuk mengirimkan foto syur beberapa waktu lalu.

Sang suami mengaku menyimpan semua bukti percakapan Al Haris dengan isterinya. “sang brigadir mengatakan suami mana yang tidak marah, jika diperlakukan seperti ini, makanya saya nekat melaporkan hal ini ke Polres,” katanya.

Aan dalam bukti pengaduannya pun juga membeberkan kronologi perkenalan antara istrinya dengan Al Haris. Dimana pada tanggal 19 Oktober 2013 lalu, isterinya bersama Al Haris bertemu pada suatu acara pernikahan teman istrinya.

Dan esok harinya, keduanya pun kembali bertemu pada acara pernikahan, dan saat itu Al Haris langsung meminta nomor handphone istrinya.

Tak beberapa lama kemudian, Al Haris menghubungi istrinya untuk bertemu dengan syarat datang seorang diri ke kantor. Permintaan itu pun dipenuhi istrinya dan datang langsung ke Kantor Bupati untuk menemui Al Haris.

Saat datang ke Kantor, di ruangan tersebut hanya ada Al Haris seorang diri, dan akhirnya keduanya terlibat percakapan yang serius. Saat itu Al Haris berkata ‘Abang baru sadar dek kalo di Merangin ini ada wanita secantik adek’.

Karena menurut istrinya percakapan tersebut tidak penting, akhirnya istrinya pun meninggalkan ruangan tersebut.

Setelah pertemuan tersebut, Al Haris diketahui sering menelpon istrinya, bahkan pada suatu malam tepatnya pada Februari 2014, saat istrinya sedang berada di Jambi, Al Haris diketahui meminta foto syur isterinya sambil berkata tidak senonoh.

“Semua bukti percakapan ini saya simpan di memory card, dan telah saya serahkan ke penyidik,” kata Aan Koto.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro melalui Paur Humas Ipda Sitorus yang dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. “Laporannya memang ada, dan sudah diterima oleh penyidik, sekarang penyidik masih melakukan pendalaman,” kata Sitorus. (Sadri)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments