oleh

Dinas Perijinan Pemkot Malang Dinilai Tidak Profesional

-Daerah-207 views

FAKTA PERS – MALANG.

Terkait munculnya publikasi lewat papan baliho yang berada di tiga titik poros Kota Malang, Jawa Timur, yaitu sebuah organisasi yang dinamakan Red Army, yang mana simbol organisasi ini ternyata mengakibatkan polemik di kalangan masyarakat.

Dalam hal ini, di tengah problem tersebut, seorang tokoh muda menilai justru Dinas Perijinan Kota Malang yang tidak profesional dalam bekerja.

M. Romadhony, salah seorang Tokoh Muda Kota Malang yang juga Pembina Komunitas Anak Negeri mengatakan, bahwa adanya simbol organisasi yang dipublikasikan untuk umum di tengah -tengah masyarakat harus ada seleksi dari Dinas Perijinan.

“Kalau dicermati, Dinas Perijinan tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Dinas ini harus lebih selektif dalam memberi ijin untuk dipublikasikan, kalau produk yang dipublikasikan nantinya menyebabkan masalah baru, kenapa harus diberi ijin,” kata Abah Bro, panggilan akrabnya, Rabu (05/07/2017).

Menurut dia, Dinas Perijinan Kota Malang harus lebih teliti bagi siapapun yang akan mempublikasikan produknya, terutama untuk organisasi atau partai. Hal ini dibutuhkan, dinas tersebut harus mengetahui juga legalitasnya.

“Yang pasti, kalau sudah papan baliho yang isinya mengakibatkan polemik baru di tengah masyarakat, jangan hanya yang disalahkan pemasangnya seperti salah satunya adalah Red Army yang dinilai tidak sesuai dengan ideologi Pancasila, tetapi juga yang harus dikoreksi juga kinerja Dinas Perijinan Kota Malang, itu saja,” pungkas dia.

(Putut)

Komentar

News Feed