Jumat, Mei 14, 2021
BerandaMiris......!!! Di Balik Mega Proyek Bupati, Terdapat Potret Kemiskinan Masyarakat Mandailing Natal
Array

Miris……!!! Di Balik Mega Proyek Bupati, Terdapat Potret Kemiskinan Masyarakat Mandailing Natal

FAKTA PERS – MANDAILING NATAL.

Hidup ini memang berat. Ungkapan itu sangat tepat untuk menggambarkan kondisi kehidupan Amiruddin (67), yang sebelumnya tinggal pinggiran Desa Huta Puli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.

Bagaimana tidak? Di balik carut marut 2 Mega Proyek Bupati Mandailing Natal yaitu Tapian Sirisiri Syariah dan Taman Raja Batu yang menggunakan dana puluhan miliyar rupiah, masih terdapat masyarakatnya yang menderita dan terlunta-lunta hidupnya karena tuna wisma serta diserang penyakit.

Amiruddin yang sudah menduda sejak dua tahun lalu terpaksa pindah dari tempat yang selama ini ditempatinya. Sebuah rumah reot dan lebih pantas disebut gubuk atau kandang ayam.

Kondisi yang sangat memprihatinkan Amiruddin akibat penyakit katarak yang dideritanya, hingga membuatnya tidak dapat beraktifitas sebagaimana layaknya warga-warga lain di sekitarnya.

Hal itu sudah sepantasnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, khususnya Bupati Drs. Dahlan Hasan Nasution yang saat ini sedang membangun 2 Mega Proyek Maha Karya yang menurut pengakuannya menggunakan dana pribadinya.

Fakta Pers menyambangi kediaman milik SN Lubis, tempat di mana Amiruddin menumpang hidup karena dirinya baru saja diusir dari gubuk reot yang ditempatinya.

Kepada Fakta Pers SN lubis menceritakan, “Amiruddin menempati rumah reot itu sejak pindah dan bercerai dari istrinya. Dia sebelumnya tinggal di gubuk reot yang kemudian diusir oleh pemiliknya. Untuk itu sementara dia tinggal di sini,” katanya, Sabtu (29/7).

SN Lubis berharap agar Amiruddin bisa mendapat perhatian serta bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, khusunya dari Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution untuk tempat tinggal dan pengobatan penyakit katarak yang dideritanya.

“Sebelumnya penyakit yang diderita Amiruddin sudah pernah diperiksa Dr. Saleh Usman, Kepala Puskesmas Siabu. “Sdr. Amiruddin kedua matanya terkena katarak dan harus mendapatkan operasi,” ungkap SN Lubis menirukan Kepala Puskesmas Siabu.

Menurutnya, “jangankan berobat, untuk mencari sesuap nasi saja Amiruddin tidak bisa. Apalagi rumah, tanah sejengkalpun tidak punya. Untuk tanah tempat meludahpun tidak ada, saya berharap kepada Pemda Madina maupun warga supaya dapat membantu saudara Amiruddin untuk meringankan penderitaan hidupnya,” (M Efendi)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments