oleh

PU SDA Kabupaten Malang Inventarisasi Aset

-Daerah-307 views

FAKTA PERS – MALANG.

Dilihat dari luasnya Kabupaten Malang Jawa Timur, ternyata di area wilayah ini terdapat ratusan hektar yang masih menjadi aset Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Malang.

Untuk itu, beberapa tahun berjalan sampai saat ini sampai ke depan Dinas PU SDA akan terus fokus melakukan inventarisasi aset, baik yang produktif maupun tidak. Hal ini, seperti yang ditekankan oleh Kepala Seksi Pengendalian dan Pendayagunaan Sumber Daya Air Dinas PU SDA Kabupaten Malang, Budi Cahyono.

“Untuk saat ini, sampai ke depan, PU SDA akan terus menelusuri aset dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar dia, Rabu (26/07/2017), saat ditemui di ruang kerjanya.

Masih dikatakan Budi, aset yang ditangani selain dari saluran air sepanjang bantaran sungai, pihaknya juga menangani titik sumber air dan rawa yang terdapat di beberapa titik 33 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Malang.

Dijelaskan olehnya, salah satu titik rawa yang saat ini sedang ditangani yaitu Rawa Klampok yang terletak di perbatasan dua desa yaitu Desa Senggreng dan Desa Sambigede, Kecamatan Sumber Pucung Kabupaten Malang.

“Kalau dilihat, dari data yang sudah ada memang sudah terdata luas area Rawa Klampok mencapai 14 hektar. Untuk itu, PU SDA melakukan pengukuran ulang untuk dikroscek lagi, dan kemungkinan besar luasnya akan berkurang, dikarenakan puluhan tahun lahan itu tidak terawat juga akibat kondisi alam,” terang Budi.

Menurut dia, lahan perairan Rawa Klampok ini sudah ditangani selama satu bulan terakhir ini, dan nantinya setelah selesai lalu diserahkan pemerintah akan dimanfaatkan untuk menunjang irigasi juga menambah sektor pariwisata serta konservasi air dan pengembangan rawa ini sangat memungkinkan untuk cetak sawah.

Setelah menangani Rawa Klampok, Budi menegaskan, segera menangani aset yang lain yaitu Sumber Bureng yang berada di perbatasan Desa Bulu Pitu dan Desa Sukosari Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang.

“Untuk melakukan pengukuran aset Kita libatkan warga masyarakat sekitar, Kita lakukan sosialisasi pemahaman penguasaan aset. Khusus untuk Rawa Klampok tinggal pengolahan data, setelah itu kita lakukan inventarisasi di Sumber Bureng, karena tempat ini menjadi salah satu prioritas dan Kita sudah kirimkan surat peringatan kepada warga yang merasa menjadi pemilik lahan yang menyalahi aturan,” pungkas Budi. (Putut)

Komentar

News Feed