Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaTes DNA Bongkar Jasad Mr. X Ini
Array

Tes DNA Bongkar Jasad Mr. X Ini

Korban mayat foto diambil bulan April lalu.

FAKTA PERS – MANDAILING NATAL.

Identitas Mayat Mr X yang ditemukan Jumat (21/4) beberapa bulan lalu di Sungai Batang Natal, Desa Lancat, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal sudah diketahui. Namun, saat itu kasus kematian pria yang ditemukan dengan jasad membusuk di tengah sungai itu masih misteri.

Mengulik kasus penemuan mayat yang bola mata sebelahnya telah hilang itu, semenjak awal penemuan telah diduga mayat Mr X merupakan Ali Silalahi, warga Sinunukan III, Kecamatan Sinunukan. Dugaan itu berawal dari Abang almarhum, Rohandan Silalahi yang secara langsung menyaksikan jasad tersebut diboyong ke Puskesmas setempat sebelum dikirim ke RSUD Panyabungan transit sementara dan berakhir di RS Bhayangkara Kota Medan.

Diduga jasad yang berkulit putih dan diduga berusia 30-40 Tahun itu adalah Ali Silalahi diperkuat dengan kesaksian rekan Ali, Hendra Hasibuan warga yang sama dan sebelumnya, Minggu (16/4) dinihari mereka secara bersama-sama berusaha memasuki salah satu sarang burung walet milik B Simanjuntak di Simpang Gambir, Kecamatan Linggabayu.

“Saya sudah terangkan, itu adik saya. Iya seperti adik saya, polisi juga ada disitu waktu itu,” kata Rohandan mengulas kesaksiannya saat berada di tepian sungai TKP penemuan.

Kakak Ali, Hj. Lina Silalahi, Minggu (24/4) menuturkan dugaannya bahwa mayat Mr X yang ditemukan di tengah Sungai Batang Natal merupakan adiknya.

“Saya yakin dari warna kulit dan bentuk postur tangan dan kakinya , adik saya itu putih dan tinggi, jari tangan dan kakinya terlihat panjang di bagian ruasnya,” ungkap wanita itu.

Apalagi katanya, dari keterangan teman korban sebelum hilang, Hendra Hasibuan, Kamis (13/4) sepekan sebelum penemuan, Ali bersama dengan temannya, Arif menuju Panyabungan. Sedianya mereka mengendarai Kawasaki KLX. Tujuan ke Panyabungan sesungguhnya adalah untuk menemui dan membawa kelengkapan berkas dimana teman yang lainnya Fredy dan Hendra sendiri yang hendak meminjam uang di salah satu bank swasta, akan tetapi kekurangan berkas.

Selama 3 hari, hingga Sabtu (15/4) malam keempat sekawan ini berada di Panyabungan. Kembali ke Sinunukan, Fredy dan Arif menggunakan mobil dan Ali bersama Hendra Hasibuan menggunakan KLX.

Dini hari pada Minggu (17/4), menurut pengakuan Hendra yang saat ini sudah hilang kontak kepada keluarga, mereka berdua sempat singgah dan masuk ke Sarang Walet di sekitaran Simpang Gambir. Akan tetapi mereka kedapatan dan melarikan diri ke arah hutan hingga akhirnya terpisah. Sedangkan sepeda motor mereka terparkir di pinggiran jalan lintas Panyabungan-Natal, Simpang Gambir.

Informasi yang berkembang, Kawasaki KLX milik keduanya yang sempat tertinggal, ditemukan sejauh 3 Kilometer ke arah Desa Aek Garingging hingga akhirnya ditemukan dan diangkut personil polisi ke Mapolsek Linggabayu.

Hal itu kemudian diperkuat kesaksian istri Ali Silalahi, Lilis Apriana Putri (23) dan menambahi pada Sabtu malam sebelum hilang kontak, suaminya masih sempat memberikan kabar dan menyebut akan terlambat pulang.“Kami ada masalah dengan Freddy ini. Kemungkinan Subuh kami baru sampai. Itu kabar dia malam Minggunya. Pokoknya mau tengah malam lah itu,” ucap wanita yang dikaruniai satu anak dari pernikahannya itu.

Pada Rabu (19/7) ini, setelah kasus itu berjalan berkisar 4 Bulan, Keluarga Ali Silalahi melaporkan hasil Tes DNA yang baru mereka terima dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Laboratorium DNA yang beralamat di Jalan Cipinang Baru Raya 3B, Jakarta, memastikan bahwa mayat Mr X itu adalah benar merupakan Ali Silalahi. Keluarga Rohandan, Hj Lina dan Suami dari Lilis yang semenjak semula menduga dan menempuh jalur Tes DNA untuk memastikan secara hukum jasad tersebut adalah Ali Silalahi.

Dari Surat Keterangan Ahli bernomor R/17067/VI/2017/Lab. DNA yang ditandangani Ketua Tim Pemeriksa, Kombes Pol Drs. Putut T Widodo DFM M.Si., tertanggal 7 Juni 2017 menyimpulkan mayat Mr X, nomor barang bukti RBB/02/V/2017/Reskrim teridentifikasi sebagai Muhammad Ali Silalahi, Ayah Biologis dari Melda Lasifa Saqi dengan jenis barangbukti Gigi Mayat Mr X, Darah Kering pada kain kassa steril milik Lasifa Saqi dan Darah Kering pada kain kassa milik Lilis Apriana Putri.

Namun, meskipun Mayat Mr X terakhir dipastikan secara ilmiah sebagai Ali Silalahi. Tidak serta merta membuat kasus kematiannya menjadi terang. Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Hendro Sutarno membenarkan bahwa tes DNA itu tidak terbantahkan. Akan tetapi, dari Autopsi katanya, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan.

“Kita masih mencari rekannya (Hendra) yang hilang itu, kan katanya mereka sebelumnya mencuri di Sarang Walet, tapi ketahuan, kita juga sudah periksa saksi-saksi terkait itu. Kalau penemuannya masih akan gelar itu. Sekarang itu ditangani Polsek Linggabayu ya,” tandasnya.

(M Efendi)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments