oleh

Wakil Bupati Madina Hadiri Halal Bi Halal DPD Golkar Madina

-Daerah-335 views
Dari Kanan. Sekda Madina, Tokoh Masyarakat. Kapolres Madina, Ketua DPD Golkar, Wakil Bupati Madina.

FAKTA PERS – MANDAILING NATAL.

Partai berlambang pohon beringin Dewan Pengurus Daerah Kabupaten Mandailing Natal (DPD Golkar) gelar halal bi halal, Rabu (19/7) bertempat di Cafe Rindang Dalan Lidang.

Acara Halal Bi Halal mengangkat tema “Dengan kebersihan hati, kita rajut kebersamaan demi terwujudnya Mandailing Natal negeri beradat taat beribadat”.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Madina.  H Jafar sukhairi Nasution,  Kapolres Madina.  AKBP.  Sonni Martry S.Ik.,. M.H., Sekda Madina, tokoh masyarakat dan para ketua partai.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat membangun Madina ini dengan kebersamaan. Wakil bupati juga berharap supaya pemilihan legislatif yang akan datang dapat bersama sama mendudukkan wakil rakyat asal Madina, baik di provinsi maupun wakil kita di parlemen apapun partainya siapapun orangnya yang pasti warga madina kita upayakan ada di oarlemen nanti, ungkap Wakil Bupati.

Sehabis acara Halal bi halal para awak media mengkonfirmasi Ketua DPD Golkar Madina H. Aswin parinduri SH atas   penetapan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, muncul desakan agar dilaksanakan Munas Luar Biasa, namun bagi DPD Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal tetap solid mendukung Setnov sebagai Ketua Umum.

Aswin menyebut, seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Golkar Kabupaten Madina akan solid dan patuh terhadap keputusan partai melalui rapat pleno yang dilakukan DPP Partai Golkar pada hari Selasa (18/7) kemarin.

“Kami DPD Partai Golkar Madina tetap mendukung keputusan rapat pleno, dan mendukung Ketum Setya Novanto tetap memimpin Partai Golkar ke depan. Dan dalam kasus beliau, kami tetap menjunjung azas praduga tidak bersalah,” sebut Aswin.

Selain itu, Aswin berharap agar Setya Novanto dapat tabah dan tetap kuat menghadapi cobaan yang sedang dihadapi saat ini.

“Berharap beliau tabah mnghadapi cobaan ini, apalagi perjalanan Partai Golkar sudah beberapa kali diterpa tantangan dan ujian sekuat mungkin. Namun, Alhamdulillah akar pohon beringin tetap mengakar di hati rakyat,” ungkapnya.

Saat disinggung, status tersangka yang disandang Ketum Partai Golkar diperkirakan akan menurunkan elektabilitas partai khususnya dalam menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu Legislatif tahun 2019. Mantan Bupati Madina pada Pilkada tahun 2010 ini menyampaikan, citra Partai Golkar tidak akan surut menghadapi ujian dan tantangan tersebut.

“Kalau citra Partai Golkar itu, masyarakat sudah tahu dan sudah pintar membaca situasi, dan kami yakin tidak berpengaruh dalam menghadapi Pemilu ke depan, karena kami sebagai kader tetap solid. Dan, azas  praduga tidak bersalah tetap kami dari masyarakat dan pengurus partai kami tanamkan dalam diri kami sendiri,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, Partai Golkar Madina sampai saat ini tidak ada mendesak dilaksanakan Munas Luar Biasa, dan pihaknya akan selalu patuh dan taat pada peraturan Partai dan hasil Pleno yang dilaksanakan DPP Partai Golkar hari Selasa kemarin.

“Tidak ada (desakan Munaslub), karena kami semua solid, tentunya kami berharap semua kader di tingkat Kecamatan maupun di tingkat Desa agar meningkatkan komunikasi, kordinasi dan konsolidasi dengan konstituen yang ada,” pungkasnya.

(M efendi)

Komentar

News Feed