Jumat, Juli 30, 2021
BerandaBantuan Rumah Diterlantarkan, Janda 3 Anak Masih Tinggal di Kandang Sapi
Array

Bantuan Rumah Diterlantarkan, Janda 3 Anak Masih Tinggal di Kandang Sapi

FAKTA PERS – LHOKSEUMAWE.

Pembangunan rumah dhuafa bantuan Walikota Lhokseumawe sejak tiga bulan terakhir diterlantarkan pekerjaannya. Alhasil Janda beranak tiga hingga kini masih menempati rumah sementara dari Kandang sapi miliknya.

Nur Salayah, Warga Dusun Loh Tampu Desa Panggoi Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe kini hanya pasrah terhadao nasibnya menunggu kelanjutan bantuan pembangunan rumah dhuafa yang dijanjikan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya.

Janda yang sehari hari yang bekerja sebagai  tukang cuci di kampungnya ini, terlihat pasrah dan sedih dengan kondisi yang dialami saat ini. Rumah Bantuan yang dijanjikan tidak kunjung selesai hingga lebaran usai.

“Dulu dijanjikan akan siap sebelum lebaran, ini udah masuk lebaran Haji belum juga selesai”, ujar Nur.

Dirinya mengaku, Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya sebelum pilkada pernah mengunjungi rumah tersebut.Saat itu di lokasi bersama sejumlah timnya berjanji akan membantu satu unit rumah dhuafa lengkap dengan dengan perabotan di dalamnya. Walikota janji akan membangun rumah dhuafa dengan sistem bedah rumah, namun saat ini pihak rekananlah yang belum menyelesaikan pengerjaannya”, terang Nur.

Janji Walikota Lhokseumawe memang telah ditunaikan dengan langsung membangun, namun kenyataan di lapangan, justru pekerjaannya belum dituntaskan oleh pihak kontraktor sehingga jangankan untuk perabotan, bangunannya kini malah diterlantarkan sejak tiga bulan terakhir. Saat ini saya harus tinggal di kandang sapi daripada harus terkena hujan dan sengatan matahari, biarkan saya bersama anak memilih berlindung disini”, ujarnya menunjukkan kandang sapi yang telah dibuat ala kadar demi hunian sementara bersama dengan anaknya.

Kondisi Nur sungguh memprihatinkan, jangankan untuk melanjutkan pembangunan rumahnya, untuk kebutuhan sehari-hari kadang menunggu belas kasihan warga sekitar.

“Saya berharap agar Bapak Walikota dapat segera melanjutkan pembangunan rumah saya, karena saya tidak tahan lagi untuk tinggal di kandang sapi, apalagi anak saya yang masih kecil”, ujar Nur memelas.

(Mukhlis)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments