oleh

Diduga Terkena Peluru Nyasar di Kepala, Petani Desa Baturetno Tewas

-Daerah-284 views

FAKTA PERS – MALANG.

Buwawi (50th), salah seorang petani ketela asal Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur, menghembuskan nafas terakhir, Selasa (08/08/2017). Penyebab meninggalnya pria ini, diduga akibat peluru nyasar, yang mengenai bagian kepalanya tepat di bagian pipi yang mengalami luka parah.

Sementara, peluru nyasar tersebut diduga milik Yonko 464 Wing II Paskhas yang sedang melaksanakan latihan tembak di lapangan tembak patriot sejati milik TNI Lanud Abdul Rachman Saleh. Jarak lapangan tembak dengan TKP sekitar 600 meter.

Secara terpisah, dijelaskan adik korban, Kasiati. Bahwa, pihak Provos TNI AU sebenarnya telah memberikan imbauan kepada penggarap lahan di sekitar lapangan tembak bahwa akan dilaksanakan latihan menembak. “Saya melihat kakak berjalan sempoyongan menuju rumah, terlihat bagian kepala sudah berlumuran darah,” ucap dia.

Korban kemudian diangkat dan dibawa ke rumah Kepala Desa Baturetno. Nyawa korban tak tertolong saat perjalanan menuju rumah kepala desa. Korban dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang untuk dilakukan visum dan tindakan lanjut.

Sementara, dari keterangan sejumlah warga, nampaknya korban mengalami sedikit gangguan jiwa sehingga diperkirakan korban tidak mengindahkan imbauan pihak TNI AU.

Secara terpisah, Kepala Penerangan Lanud Abdul Rachman Saleh, Mayor Sus Hamdi Londong Allo SS, membenarkan pagi pukul 08.00 WIB dilakukan latihan tembak. Namun demikian, sebelum melakukan latihan sudah dilakukan himbauan kepada masyarakat.

Menurut dia, saat adanya latihan tembak dipastikan akan ditancapkan bendera merah yang artinya latihan tembak sedang berlangsung, sedangkan masyarakat yang biasanya aktifitas di area tersebut sudah memahaminya. “TNI AU sudah melakukan berdasar prosedur, dan Kami ikut belasungkawa atas insiden ini. Saat kejadian, pihak Kami yang membawa ke rumah sakit. Untuk bantuan, Kami akan melakukan pembicaraan dengan keluarga korban,” pungkas Hamdi. (Putut)

Komentar

News Feed