Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaDiminta Identitas KTP, Seorang Pria Ngotot Tunjukan SIM ke Polisi
Array

Diminta Identitas KTP, Seorang Pria Ngotot Tunjukan SIM ke Polisi

FAKTA PERS – BALI.

Budi Santoso (28), seorang pria asal Banyuwangi, Jawa Timur terpaksa harus diperiksa Polisi karena mengendarai sepeda motor dalam kondisi pengaruh alkohol. Sehingga motor Vario warna putih DK 6504 QM menabrak pengendara lain bernama Ni Made Pipit (29) yang diketahui beralamat di Jalan Gemitir No. 93 Denpasar Timur.

Dalam kondisi lemah, korban berbaring di pinggir jalan raya setelah motor Honda Beat warna hitam DK 2363 EY ditabrak oleh pengendara motor Vario yang diduga mabuk.

Kecelakaan ini terjadi Minggu (13/8/17) di Jalan WR. Supratman, Samping Monafres Tohpati, Denpasar Timur. Polisi segera bertindak untuk menahan Budi Santoso serta memeriksa surat-surat dan identitas lainnya.

Dari tangan Budi Santoso polisi menemukan dua Surat Izin Mengemudi SIM A dan SIM C dengan nama dan alamat yang berbeda.

Melihat gerak geriknya Budi Santoso yang mencurigakan kembali petugas meminta identitas KTP, tetapi yang bersangkutan tidak bisa menunjukan KTP nya. Justru ia ngotot kalau itu SIM C yang ia berikan adalah KTP.

“Mendengar kata-kata Budi Santoso nglantur, polisi menduga kalau orang yang ia periksa dalam keadaan mabuk.” kata Suandre, Anggota Unit Laka Lantas Polresta Denpasar saat menangani kasus ini.

Akhirnya Budi Santoso digiring ke Mapolsek Denpasar Timur setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Dharma Yadnya akibat luka ringan di lengan kanannya saat menabrak motor tersebut.

Sementara itu, korban Ni Made Pipit dalam kondisi sadar. Tubuhnya tidak bisa digerakan seperti mengalami patah tulang dan segera dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan. Sampai saat ini pihak rumah sakit belum bisa dikonfirmasi terkait dengan keadaan korban. (Nugraha)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments