oleh

Karyawan Pabrik Roti Tewas Mengenaskan Di Bantaran Sungai Amprong

-Daerah-256 views

FAKTA PERS – MALANG.

Warga sekitar bantaran sungai Amprong, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi mengenaskan.Rabu (30/8). Sementara,  mayat yang diketahui identitasnya bernama Zainudin (21).

Dalam hal ini, oleh warga mayat tersebut ditemukan di lahan kosong bekas kebun tebu, sebelah bendungan Rolak RT.01 / RW.06 Kelurahan Kedungkandang, saat pertama kali diketemukan dalam kondisi luka sayatan dibagian leher dan tangan kiri dan kanannya dengan hanya mengenakan jaket dan celana panjang.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, mayat tersebut adalah seorang karyawan dari perusahaan industri roti rumahan di Jl. Ranugrati, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Seperti yang disampaikan Ruliawati (30), pemilik perusahaan industri Roti saat datang ke kamar mayat RSSA Kota Malang. Ia menjelaskan, bahwa kedatangannya untuk melalukan pengecekan, yang mana sebelumnya mengetahui dari group WA kalau terjadi penemuan mayat.

“Setelah saya tau ada pembunuhan di grup WA, saya baca ciri-citinya kok hampir mirip dengan karyawan saya. Yakni dua lengan bertato dan telingga bertindik serta memakai jaket abu-abu, maka saat itu saya langsung cek ke kamar mayat RSSA,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan olehnya, setelah melihat dan mengamati korban adalah salah satu karyawanya, yang berasal dari Desa Tangkor, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura. Seketika itu, ia pun histeris dan langsung menghubungi keponakan korban yang juga bekerja ditempatnya.

“Benar karyawan saya, namanya Zainudin(21) asal Madura. Terakhir ketemu kemarin,” lanjutnya.

Menurut Ruli, sebelumnya korban berniat pulang memberikan HP yang baru ia beli kepada adiknya di Madura. Malam sebelumnya,  meminta uang sebanyak Rp 1 juta untuk membeli handphone baru.

“Saat membeli HP, sempat meminjam motor, biasanya cepat pulang untuk mengembalikan. Namun malam kemarin, korban tidak pulang, sehingga bos korban pun bingung untuk mencari – cari, biasanya kalau pinjam cepat, tapi kok malam kemarin nggak pulang, saya sama suami saya sampai nyari – nyari. Ternyata kabar sudah begini tadi lihat WA,” tandasnya.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Malang Kota,AKP Heru Dwi Purnomo saat ditemui awak media di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Untuk saat ini, seluruh lokasi disisir jajaran Unit Reskrim Polres Malang Kota untuk menemukan barang bukti yang bisa digunakan mengungkap kasus dugaan pembunuhan itu. Dan, barang bukti awal yang kami temukan hanya sandal dua pasang dan bercak darah 25 meter dari lokasi penemuan mayat,” ungkapnya.

Guna memastikan kapan tewasnya korban , pihaknya masih menunggu hasil autopsi.Ia juga menjelaskan masih memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

“Masih kami periksa saksi yang menemukan korban serta keluarganya dan tempat korban bekerja. Dari temuan sementara hasilnya dugaan pembunuhan, karena ada luka sayatan di leher,” pungkas dia. (Putut)

Komentar

News Feed