Kamis, Mei 13, 2021
BerandaKawal Dana Desa, Tim TP4D Kejaksaan Gelar Sosialisasi
Array

Kawal Dana Desa, Tim TP4D Kejaksaan Gelar Sosialisasi

Fakta Pers – Purwakarta.

Sejumlah Kepala Desa se-kabupaten Purwakarta berkumpul dikantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, kamis (24/8). Kedatangan para kepala desa tersebut dalam rangka sosialisasi pengawalan dana desa yang digulirkan oleh pemerintah pusat.

Kejari Purwakarta, Shinta, SH melalui Kasi Intel Kejari, Adhy Kusumo Wibowo, SH menyampaikan pelaksanaan sosialisasi pengawalan dana desa ini merupakan upaya pencegahan penyalahgunaan dana desa, sehingga tepat sasaran. “Substansi sosialisasi ini adalah pengawalan dana desa, supaya dikelola secara baik. On the track dan dapat digunakan sesuai peruntukannya bagi pembangunan desa,” jelasnya.

Ia melanjutkan Kegiatan ini merupakan program nasional, dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia oleh tim pengawal dan pengamanan pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D). “Kegiatan ini bukan karena di Purwakarta ada indikasi penyimpangan, terus kita bikin kegiatan seperti ini. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak diseluruh indonesia oleh tim TP4D, ini merupakan program nasional,” kata Kasi Intel usai kegiatan sosialisasi.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan evaluasi berkala secara intern. “Kita tidak kelapangan, hanya tim teknis administratif saja. Bisa saja kita melakukan pengecekan secara fisik kelapangan, itu pun kalau dibutuhkan dan ada permohonan dari desa. Misalnya, desa itu ada kesulitan memahami kontrak-kontrak ataupun aturan-aturan,” terang kasi intel.

Ditempat yang sama, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan Dana Desa itu adalah Dana Investasi, maka penyerapan uang itu bukan uang habis pakai. “Karena dana investasi, maka alokasi dana desa itu harus punya manfaat bagi kemandirian desa. Infrastruktur jalan desa harus kuat selama 30 tahun, sumber air bersihnya harus segera dipertahankan. Hutan-hutannya harus senantiasa dijaga,” ujarnya.

Caranya, sambung dia, harus membuat regulasi keuangan desa itu menjadi mandiri. “Nah, dari dana investasi desa itu nanti akan melahirkan orang bisa bekerja,” tandasnya.

Ia menambahkan misalnya setiap tahun ada dana Rp. 1 Milyar yang dikelola, berapa orang yang bisa bekerja dan bahan material yang dibutuhkan. “Itu kan menjadi regulasi, ditambah lagi alokasi dari kabupaten, belanjanya jangan terlalu jauh, cukup disekitar desa tersebut. Sehingga ada perputaran uang yang cukup,” jelas Dedi Mulyadi.

Sementara menurut Ketua Apdesi Purwakarta, Anwar Sadat. Ia mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang digelar oleh tim TP4D ini, karena menambah pemahaman dalam mengelola dana desa. “Kegiatan ini sangat bagus sekali, ini merupakan bentuk perhatian pihak kejaksaan dalam melakukan pengawalan terhadap pembangunan di wilayah desa,” singkatnya. (rom)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments