Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaKPK Periksa Anggota DRPD Kota Malang dan Pejabat Pemkot Malang
Array

KPK Periksa Anggota DRPD Kota Malang dan Pejabat Pemkot Malang

FAKTA PERS – MALANG.

Road show Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Malang Jawa Timur tidak berhenti begitu saja, meski setelah beberapa waktu lalu berhasil menggeledah ruang Balai Kota dan kediaman Walikota Malang H. Moch. Anton, kini KPK memeriksa anggota DPRD Kota Malang.

Seperti sehari sebelumnya, Senin (14/08/2017), suasana pagi di Mapolres Malang Kota tidak seperti biasa. Ini disebabkan, saat pukul 10.20 WIB, mantan Ketua DPRD Kota Malang M. Arif Wicaksono yang ditetapkan tersangka oleh KPK memenuhi panggilan untuk diperiksa kembali oleh penyidik KPK di Aula Rupatama Mapolres Malang Kota.

Dalam hal ini, ketersangkaan M. Arif Wicaksono, diduga keterkaitannya dengan APBD 2015 yang mana didalamnya terkandung dokumen jembatan Kedungkandang tahun 2016. Selain itu, pejabat Sekda yang baru dilantik, Wasto telah datang terlebih dahulu pada pukul 09.40. Kemudian disusul Anggota DPRD Kota Malang Fraksi PDIP, Abdul Hakim datang 5 menit setelah Wasto.

Dalam panggilan tersebut, Arief datang bersama kuasa hukumnya Andi Firasadi dan hanya ikut sekitar kurang lebih 15 menit. “Saya datang hanya untuk koordinasi. Dokumen APBD 2015, Termasuk dokumen tentang jembatan Kedungkandang 2016 juga saya bawa,”ujar Arief.

Sesaat kemudian, Ketua Komisi C, Bambang Sumarto datang pada pukul 10.00 dan Kepala Bidang (Kabid) Pertanahan dan Permukiman (Perkim) PUPR, Teddy Sumarna menyusul pada pukul 10.05. Dalam hal ini, Teddy bersama Kabid Pendataan dan Evaluasi Bappeda, Muh Sulton datang di waktu yang sama. Dari keenam orang tersebut, hadir juga Kabid Bina Marga dan saat ini menjabat Kabid Stabilitasi Harga Dinas Perdagangan, Nur Rahman Wijaya.

Sementara, KPK hari ini melanjutkan pemeriksaan terhadap 12 anggota DPRD Kota Malang, Selasa (15/08/2017). Pemeriksaan tetap berlangsung di Aula Rupatama Mapolres Malang Kota.

Penjagaan ketat polisi dan dilakukan secara tertutup. Beberapa anggota dewan ini masuk dalam ruangan sejak pukul 9.30 WIB. Sementara petugas KPK sudah berada di dalam dengan koper besar yang diduga berisi dokumen dan peralatan penting untuk memeriksa.

Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rahayu Sugiarti, mengatakan dirinya memenuhi panggilan KPK sebagai saksi bersama 12 anggota dewan lain. “Termasuk saya juga dipanggil,” ujarnya.

Selain Rahayu, anggota legislatif lain yang dipanggil adalah Salamet (Gerindra), Abdurachman (PKB), Sugiarto (PKS), Soni Yudiarto (Demokrat), Sukarno (Golkar), Subur Triono (PAN), Suparno (Gerindra), Mohan Katelu (PAN), Diana Yanti (PDI Perjuangan), Choirul Amri (PKS), dan Bambang Trioso (PKS).

Seperti yang telah diketahui, KPK memanggil anggota dewan itu sebagai saksi kasus korupsi yang menyeret Arief Wicaksono dan Jarot Edy Sulistyono yang ditetapkan sebagai tersangka beberapa hari lalu. (Putut)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments