oleh

Pernyataan Oknum Ketua Fraksi DPRD Mandailing Natal Terkesan “Plin Plan” dan Membingungkan Masyarakat

-Daerah-277 views

FAKTA PERS – MANDAILING NATAL.

Sebelum bertindak seharusnya ditelusuri serta dipelajari. Dan juga harus dilakukan cek and ricek. Kata-kata ini pantasnya diungkapkan kepada EEN, salah seorang oknum ketua Fraksi di DPRD Mandailing Natal.

Pasalnya, oknum Ketua DPRD Madina dalam media online mengatakan bahwa dana konsultan yang dikatakan diduga digelapkan Kadis PUPR Madina adalah nggak mungkin, karena dana konsultan itu harus ditenderkan, bukan swakelola dan itu ngak masuk akal digelapkan.

“Kita memang tetap berprinsip asas praduga tak bersalah, sosial kontrol silakan, tapi kalau yang namanya dana konsultan itu ngak mungkin bisa digelapkan. Sebab dana itu harus melalui proses tender yang sesuai dengan undang-undang,” ujar Ketua Komisi  DPRD Kabupaten Madina EEN Via selular kepada salah satu media online, Sabtu (19/08/2015) terkait adanya dugaan penggelapan dana konsultan di Dinas PUPR. (dikutip dari malintang online).

Sebelumnya Fakta Pers menerbitkan berita “Kadis PU Mandailing Natal Diduga Kat Gelapkan dana Konsultan“ menjadi bahan perbincangan di kalangan pencinta Media Sosial, khususnya warga Madina, Sabtu (19/08).

Mengingat pernyataan atau perkataan oknum ketua Fraksi DPRD Madina EEN di salah satu media online. Maka wartawan Fakta Pers mencoba untuk mengkonfirmasi oknum Ketua Fraksi melalui pesan singkat (WhatsAap).

Berikut hasil pesan singkat melalui Whats App antara wartawan Fakta Pers dengan EEN:

Wartawan: dana untuk biaya administrasi perencanaan dan pengawasan kegiatan program pengembangan pengelolaan jaringan irigasi, rawa, dan jaringan pengairan lainya Rp. 500.000.000 belum lagi pagu anggaran dari anggran mulai dari perencanaan sampai pagu anggaran cukup fantastik bagi masyarakat.

EEN: Wass bapak pers yang mulia .apa masalah dgn pagu perencanaan dan pengawasan krn perencanaan setahu kita di tender kan dan dana pengawasan adalah dana operasional mrk dalam rangka pengawasan pelaksanaan kegiatan di lapangan .kalo photo kegiatan yang di upload bapak pers yang mulia fakta di lapangan berarti ada regulasi pengawasan yang tidak berjalan baik sebagaimana mestinya dan kita minta pengawas lapangan harus bertangung jawab sesuai tu tu foksinya dan team FHO kita minta jangan menerima hasil pekerjaan yang asal “an ini.tks atas informasinya.

Wartawan: Ass maaf bang,  Marsapa balik. Bahwa abg mandokon ditenderkon dana perencanaan. Dan usapai abg nangkin dana di bawah 200jt unjuk lang sung.  Mohon penjelasan bang . (tanya balik di berita malintang online abang bilang dana perencanaan di tenderkan. Dan tadi saya tanya di bawah 200 juta di tunjuk langsung. Mohon pejelsannya)

EEN: Yang Kemaren kita cerita dana perencanaan pembagunan kantor DPRD yang contoh barangnya. Dan selesai menjawanb EEN memblokir WhatsAap wartawan Fakta Pers.

Maka dari itu atas pernyataan yang disampaikan EEN di media malintang online dan  jawaban saat ditanya. Awak media mencoba meminta tanggapan Pemuda Lira selaku narasumber di pemberitaan Fakta Pers yang dibantah oknum Ketua Fraksi DPRD.

Sekjen DPD Pemuda Lira Madina, M syawaluddin mengatakan, “pernyataan EEN tersebut baik disalah satu media online dan begitu juga jawaban yang disampaikan ke awak media ini terkesan lucu dan bisa membingungkan masyarakat.”

“Kita meminta kepada seluruh masyarakat, khusunya pada wakil-wakil rakyat sebelum memberikan pernyataan seharusnya menyimak dengan baik dan pahami dulu baru berikan tanggapan.  Jangan lain hari lain jawaban maupun pernyataan (plin plan),”  kata Syawal. (M Efendi)

Komentar

News Feed