oleh

Ratusan Truk Pengangkut Tebu Mogok Di Kabupaten Malang

-Daerah-210 views

FAKTA PERS – MALANG.

Lebih kurang 300 unit truk pengangkut tebu petani parkir di pinggir jalan di sekitar lintasan Pebrik Gula Kebon Agung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang Jawa Timur, Kamis (24/08/2017) siang. Hal ini, mengakibatkan kemacetan panjang.

Terkait, parkir dan mogoknya truk pengangkut tebu untuk tidak menggiling tebu yang berjalan sekitar dua jam ini, disebabkan adanya rencana peraturan pemerintah soal pajak 10 persen yang dibebankan petani tebu.

Sementara, demo truk ini merupakan aksi pemanasan yang dilakukan oleh APTRI (Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia). Tanggal 28 Agustus mendatang, para petani tebu yang tergabung dalam APTRI akan menggelar aksi demo lebih besar di Jakarta.

Dwi Irianto, Ketua DPD APTRI Wilayah Kerja Kebonagung, mengatakan,  bahwa aksi mereka ini adalah bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah mengenai rencana pemberlakuan PPN 10 persen terhadap gula petani.

“Kami merasa terzalimi dengan kebijakan pemerintah yang berencana menetapkan PPN 10 pesent terhadap gula petani,” kata dia, saat ditemui usai aksi, di lantai dua kantor PG Kebon Agung.

Diungkapkan olehnya, meskipun sudah dikabarkan kebijakan ini dibatalkan oleh pemerintah, yang diperkuat dengan surat edaran dari Direktorat Jenderal Pajak dan SK Kemenkeu, namun meski begitu, hal ini tidak membuat APTRI tenang.

“Yang jelas, begini. Memang Kami sudah mendengar sudah ada surat dari kementerian keuangan bahwa PPN 10 persen sudah dibatalkan, dan nantinya akan diteruskan ke Kemenkumham, tapi kenyataannya surat keputusan itu sampai saat ini Kami belum tahu real  nya. Kami berharap benar-benar dibatalkan, tidak bicara tok,” pungkas Dwi. (Putut)

Komentar

News Feed