oleh

Sebanyak 197 Napi Perempuan Lapas Klas IIA Malang Dapat Remisi

-Daerah-223 views

FAKTA PERS – MALANG.

Kebahagiaan tercermin saat ratusan narapidana (napi) wanita berkumpul di ruangan aula. Mengapa demikian, sebanyak 197 narapidana (napi) di Lapas Perempuan Klas IIA Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, mendapatkan remisi pada HUT Kemerdekaan RI ke-72, Kamis (17/8/2017).

Dalam hal ini, rinciannya, sebanyak 186 narapidana mendapatkan remisi umum (RU) I, sebanyak 8 narapidana mendapat RU II dan 3 narapidana mendapat RU II untuk kategori menjalani subsider pengganti denda.

Sementara, data Lapas Perempuan Klas IIA Malang menyebut, saat ini jumlah narapidana sebanyak 506 dan tahanan sebanyak 63 orang. Dari jumlah 506 narapidana itu, 390 orang merupakan narapidana yang terseret tindak pidana khusus, sementara yang terlibat pidana umum 179 orang. Sedangkan narapidana yang berstatus WNA sebanyak 13 orang.

Pemberian remisi dilakukan di halaman Lapas dengan inspektur upacara Wali Kota Malang, Moch Anton serta dihadiri langsung Kalapas Klas IIA Sukun Kota Malang Anis Joeliati, Wakil Wali Kota Sutiaji dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly yang dibacakan Anton, menjelaskan, selama ini negara memberikan program pembinaan sebagai bagian dari self propelling adjustmen yakni kemampuan untuk para narapidana kembali bermasyarakat dan turut serta dalam pembangunan.

Karenanya, lanjut Menteri Hukum dan HAM, pemberian remisi kepada narapidana tepat pada HUT Proklamasi Kemerdekaan dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada para narapidana yang telah menunjukkan prestasi dan mengikuti program pembinaan dengan baik selama ini.

“Pemberian remisi ini bukan semata-mata hak yang mudah untuk didapatkan namun pemberian remisi merupakan suatu bentuk tanggungjawab untuk terus menerus memenuhi kewajiban pelaksanaan program pembinaan,” kata Menkumham yang dibacakan Anton.

Lebih lanjut, diungkapkan Anton secara pribadi dalam pesannya, untuk narapidana yang terutama diberi remisi bebas, diharapkan kembali di tengah-tengah masyarakat dengan kondisi baik dan tidak mengulangi hal serupa yang berurusan dengan hukum.

“Saya berharap kepada napi yang diberi remisi bebas bisa kembali di tengah-tengah masyarakat dengan kondisi lebih baik, yang lebih penting jangan mengulangi kegiatan yang melanggar hukum lagi,” singkat dia. (Putut)

Komentar

News Feed