oleh

Tari Saman Kesenian Aceh yang Diakui Unesco

-Daerah-205 views

FAKTA PERS – GAYO LUES.

Mengapa tarian ini dinamakan tari Saman? Tarian ini dinamakan Saman karena diciptakan oleh seorang Ulama Gayo bernama Syekh Saman pada sekitar abad XIV Masehi, dari dataran tinggi Gayo. Awalnya, tarian ini hanyalah berupa permainan rakyat yang dinamakan Pok Ane.

Namun, kemudian ditambahkan iringan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT, serta diiringi pula oleh kombinasi tepukan-tepukan para penari. Saat itu, tari saman menjadi salah satu media dakwah.

Tari saman merupakan kesenian daerah asli berasal dari Tanoh Gayo, yang mana tari saman telah diakui dan diresmikan UNESCO sebagai warisan Dunia tak benda.

Tari saman menjadi tradisi Penduduk Gayo yang sering dimainkan untuk ditampilkan dalam kegiatan seperti acara adat, hari besar, penyambutan tamu, dan dalam moment apapun tari sama dapat dimainkan setiap penduduk Gayo tua maupun muda trampil, mahir dalam memainkan Tari Saman.

Kali ini sebanyak 800 orang penari Saman dari Desa Badak ikut berfartisipasi bersama prajurit TNI dalam rangka memeriahkan kegiatan upacara penutupan TMMD 99 Dim 0113/GALUS di lapangan Bola Kaki Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues.

Drs. Samsul Bahri Camat Dabun Gelang selaku koordinator saman mengatakan bahwa pihakny beserta seluruh  warga Badak berbanga hati dan sangat senang dapat berpartisipasi memeriahkan pelaksanan penutupan TMMD untuk menghibur seluruh tamu, undangan yang hadir khususny prajurit satgas TMMD 99 Galus, yang telah bertugas dengan penuh dedikasi dalam membangun Desa kami.

“Pertunjukan Tari Saman dalam acara penutupan TMMD, ini juga sebagai ajang memperkenalkan kesenian saman khas Gayo kepada masyarakat luas khususnya para prajurit TNI satgas TMMD yang notabene nya berasal dari luar Gayo/Aceh. Ujarnya. (Mukhlis)

Komentar

News Feed