Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaApa..? Dipergunukan Bantu Kebutuhan Proyek. Damkar Hancur? Pasada : Siapa Yang Bertangung Jawab 
Array

Apa..? Dipergunukan Bantu Kebutuhan Proyek. Damkar Hancur? Pasada : Siapa Yang Bertangung Jawab 

FAKTA PERS – MANDAILING NATAL.

Sabtu (12/08 2017) mobil Dinas Kebakaran Mandailing Natal terjun bebas ke sungai Batang Gadis, tepatnya di Desa Sipaga-paga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal menuai pertanyaan-pertanyaan dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat dan juga mahasiswa.

Salah satunya dari mahasiswa Rahmat Arbaal, Ketua Umum Perhimpunan mahasiswa dan pemuda Mandailing Natal (Pasada madina) yang menyayangkan atas kinerja Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) dan Pemadam Kebakaran Mandailing Natal “AD” yang diduga telah menyalahgunakan fungsi mobil Damkar menjadi mobil mencukupi kebutuhan air suatu proyek di Desa Aek Banir yang mengakibatkan mobil tersebut hancur berkeping-keping dan menimbulkan kerungian Pemda Madina ratusan juta.

“Kita sagat menyangkan atas kebijakan Kasatpol PP dan pemadam kebakaran yang mengalih fungsikan mobil damkar mencukupi air suatu kontraktor dan mengakibatkan mobil damkar milik pemda hancur,” ungkap Arbaal kepada Fakta Pers, Selasa (12/9) di Panyabungan.

Arbaal menambahkan, “dari informasi yang kami terima dan hasil cek dan ricek di Desa Sipaga Paga sampai Aek Banir, tidak benar mobil damkar tersebut mengisi air di Musholla,” tuturnya.

Perhimpunan Mahasiswa dan Pemuda Mandailing Natal meminta kepada Polres Madina (Satlantas), serta inspektorat supaya memeriksa asal kejadian hancurnya mobil pemadam kebakaran yang mengakibatkan kerungian keuangan ratusan juta. “Siapa yang bertanggungjawab…….?” Arbaal mengakhiri. (M Efendi)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments