oleh

Eks TPK Sadang Perhutani Purwakarta, Dioptimalkan Menjadi Sarana Olahraga Futsal Taraf Internasional

-Daerah-298 views

Fakta Pers – Purwakarta.

Perum Perhutani KPH Purwakarta mengoptimalkan asetnya dengan melakukan kerjasama kepada pihak Investor. TPK Sadang KPH Purwakarta adalah aset Perhutani yang sudah dikerjasamakan kepada Investor dengan pola kerjasama Build, Operate dan Transfer (BOT), berupa sarana olahraga futsal bertaraf internasional dan rumah makan.

Administratur KPH Perhutani Purwakarta Agus Mashudi, SHut mengatakan Perhutani mendayagunakan aset yang idle atau kosong dengan melakukan kerjasama kepada pihak investor. “Ini dulunya eks TPK Sadang, namun karena sekarang produksi tebangan ditampung di TPK Cibungur. Lahan TPK Sadang ini kosong, untuk itu Perhutani mengoptimalkan aset ini lewat kerjasama dengan pihak investor,” jelasnya.

Mekanisme kerjasamanya, sambung dia, adalah Build, Operate dan Transfer. “Dasar kerjasama ini mengacu PP No 72 tahun 2010 dan PP No 38 tahun 2008. Mekanisme kerjasamanya sistem BOT, artinya bangun, sewa atau operasinal dan serahkan dengan masa waktu 20 tahun,” terangnya.

Ia melanjutkan kerjasama ini ada yang berupa kontribusi buat Perhutani, Fixed Sharing dan Variabel Sharing. “Fixed sharingnya adalah sewa aset dengan nilai sewa Rp. 15 Juta per bulan. Kalau untuk Variabel Sharing, tergantung dari pengelolaan kerjasama ini. Misalnya dari futsal dapat berapa omzetnya per bulan, ada persentasenya,” kata Agus usai peresmian Lapangan Futsal Sadang di TPK Sadang, jumat (15/9).

Menurutnya, banyak manfaat yang akan didapat dari optimalisasi aset TPK Sadang ini menjadi lapangan futsal. “Ada kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah, penyerapan tenaga kerja, pembinaan olahraga, sehingga muncul bibit-bibit olahragawan futsal yang mumpuni. Dan manfaat buat masyarakat setempat, berupa usaha-usaha kecil dan lainnya,” ujarnya.

Dilanjutkan agus, seperti Eks TPK sadang ini, kedepan aset-aset Perhutani lain yang saat ini kosong akan dioptimalkan. “Oh iya jelas, aset perhutani yang kosong akan dioptimalkan. Daripada kami membayar PBB Lahan perhutani yang kosong, kami kan perusahaan milik Negara yang harus menghasilkan pendapatan buat Negara. Tapi tentunya, tetap sesuai dengan aturan Pemerintah,” pungkasnya.

Selain Administratur KPH Perhutani Purwakarta, Agus Mashudi, SHut. Saat peresmian Lapangan Futsal Sadang, hadir juga Wakil Bupati, Drs. Dadan Koswara, Kasdim Kodim 0619 Purwakarta, Mayor Tito, Perwakilan dari Batalyon Armed 9, Camat Kota Purwakarta dan Pengusaha Pengelola, Harmadi. (rom)

Komentar

News Feed