Minggu, Juli 25, 2021
BerandaFormak Halteng Soroti Dishut Pemprov Malut Biarkan Aksi Pembalakan Liar Marak
Array

Formak Halteng Soroti Dishut Pemprov Malut Biarkan Aksi Pembalakan Liar Marak

FAKTA PERS – HALMAHERA TENGAH.

Ketua Forum Anti Korupsi (FORMAK) Kabupaten Halmahera Tengah, M Yasin Nawawi kepada Fakta Pers Media Jumat, (22 /09/17) kemarin mengaku kesal dengan sikap Dinas Kehutanan Pemprov Malut yang dinilai telah membiarkan kegiatan pembalakan liar marajalela di kawasan hutan di Kabupaten Halmahera Tengah. Pasalnya, aksi kegiatan pembalakan liar tak pernah surut akibat tak ada langkah tegas dari dinas terkait.

Hal itu terlihat jelas tak ada kepeduliaan dinas terkait ketika penampungan kayu di Kecamatan Weda yang tak memiliki dokumen resmi melakukan transaksi pembongkaran kayu yang dikeluarkan dari hutan yang asalnya bukan satu tempat saja, ada sumber kayu olahan yang asal angkutannya dari Desa Lelilef Kecamatan Weda Tengah, sebagian kayu asal angkutannya dari Wairoro Indah,  Lemba Asri dan Sumber Sari Kecamatan Weda Selatan,” paparnya.

Dari sikap semua penampungan kayu tersebut, artinya tidak ada langkah serius dari Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, sehingga hutan di Kabupaten Halmahera Tengah kedepan yakin dan tidaknya pasti lebih menimbulkan dampak yang lebih parah dari dampak kemarin seperti banjir yang telah kita alami sekaligus kita saksikan bersama,” ujarnya.

Isnadi Sunu salah satu pemilik pangkalan kayu di desa Nurweda Kecamatan Weda terlihat laris pendistribusian kayu olahannya selalu ke Ternate. Padahal yang bersangkutan belum lama ini mengakui dokumen SIPUHH nya masih dalam proses di Dinas Kehutanan Pemprov Malut. Namun, aneh bin ajaib pendistribusian puluhan kubik kayunya lolos dari pasukan coklat itu. Dari itu sehingga warga menyoroti kinerja pihak Polres Halteng, mengapa puluhan kayu olahan milik Isnadi Sunu bisa lolos terus sementara milik Mustakdir warga Wairoro Indah di tahan dan diproses hukum,” paparnya.

(Ode)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments