Selasa, Mei 11, 2021
BerandaKades Terpilih Lembah Asri Weda Selatan Ditolak Puluhan Warga, Panitia Pilkades Sobek...
Array

Kades Terpilih Lembah Asri Weda Selatan Ditolak Puluhan Warga, Panitia Pilkades Sobek Surat Penolakan Warga

FAKTA PERS – HALMAHERA TENGAH.

Sepertinya momen Pilkades di Kabupaten Halmahera Tengah dilakukan secara serentak pada tanggal 24 Agustus 2017 lalu menuai persoalan yang harus dibenahi sekaligus dilakukan peninjauan kembali oleh Dinas BPMD Pemkab Halteng. Pasalnya, banyak keluhan masyarakat yang tak respon oleh Panitia Pilkades. Khususnya Panitia Pilkades Desa Lemba Asri dimana menurut warga sebanyak 41 orang yang jauh sebelumnya telah menolak dengan melayangkan surat pernyataan melalui salah satu anggota BPD setempat Basri M Dji Husin.

Surat pernyataan penolakan itu dilayangkan kepada Panitia Pilkades dan BPD yang fungsinya menyerap aspirasi masyarakat dan Kecamatan.

Surat penolakan terhadap Kepala Desa terpilih Ambo Tenri ini jauh sebelumnya sudah dilayangkan ke pihak Panitia Pilkades pada tanggal 8 Juni 2017 dengan alasan yang bersangkutan Ambo Tenri belum mempunyai rumah di Desa Lemba Asri dan Wairoro Indah alias tinggal di rumah dinas guru, selain itu Ambu Tenri juga tidak memenuhi syarat dalam berkas pencalonan kepala desa yang disiapkan Panitia Pilkades yang tercantum pada poin lima yang berbunyi surat keterangan bertempat tinggal paling kurang 1 tahun sebelum pendaftaran dari RT/RW atau Kepala Desa setempat.

Oleh sebab itu kami atas nama masyarakat Lemba Asri Kecamatan Weda Selatan menolak dengan tegas Ambo Tenri mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Lemba Asri sebagaimana daftar terlampir Panitia Pilkades. Namun, surat penolakan yangbdi bumbuhi tanda tangan sebanyak 41 Kepala Keluarga ini ternyata tak di respon oleh Panitia Pilkades, malah surat pernyataan penolakan warga yang asli itu di kabarkan di sobek oleh salah satu anggota Panitia Pilkades yakni Pak Jihat namanya.

Olehnya itu, sebanyak 41 orang Kepala Keluarga Desa Lemba Asri yang tergabung dalam Forum Komunikasi Massa Peduli Pilkades bersepakat menolak hasil Pilkades yang diduga mementingkan kepentingan politik sehingga Panitia Pilkades dengan sengaja melanggar peraturan yang telah di tetapkan oleh Pemerintah.

Dalam hal ini pihak panitia yang menjadi biang kerok atas munculnya berbagai permasalahan dalam Pilkades tersebut. Hingga saat ini masalah tersebut belum mendapat titik temu dan ujung penyelesaian.

Atas sikap Panitia Pilkades maka Kami telah bersepakat mempolisikan Panitia Pilkades Lemba Asri ke Polres Halteng, karena sengaja menabrak aturan yang di tetapkan oleh Pemerintah. Hal ini di sampaikan Anggota BPD setempat kepada Fakta Pers Media Kamis, (07/09/17) kemarin.

(Ode)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments