oleh

Masyarakat Indramayu Demo Berantas Hate Speech

-Daerah-338 views

FAKTA PERS – INDRAMAYU.

Hate Speech atau biasa di sebut ujaran kebencian memang sudah merajalela di kalangan masyarakat Indonesia terutama di sosial media. Entah itu ujaran kebencian kepada sesama masyarakat biasa sampai ujaran kebencian kepada para petinggi negara. Ujaran kebencian tampaknya bukan lagi menjadi hal yang aneh bagi pengguna sosial media untuk menjatuhkan seseorang.

Meskipun sebenarnya sudah dijelaskan dalam pasal 27 ayat 3 UU no.11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Bunyi pasal tersebut adalah sebagai berikut:(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik

Juncto

(1)“Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Karenanya sejumlah masyarakat Indramayu berdemo di bundaran kijan dan di depan kantor kejaksaan negeri Indramayu pada Kamis siang 14 September 2017  agar para penegak hukum lebih tegas  menghadapi para penebar Hate Speech dan berita hoax serta mendukung penuh para aparat dalam mengadili para penebar ujaran kebencian.

Ujaran kebencian jelas-jelas merusak moral bangsa oleh karna itu pendidikan tentang bahaya ujaran kebencian harus sama-sama kita berikan kepada masyarakat Indramayu khususnnya sesuai dengan surat edaran Kapolri bahwa segala bentuk ujaran kebencian itu merupakan suatu pelanggaran hukum,untuk seluruh pelaku ujaran kebencian harus segera diadili karna mereka adalah bibit-bibit provokator. Demikian orasi yang diserukan oleh salah seorang  orator demo.

(eka)

Komentar

News Feed