oleh

Pjs Kepala Desa Fritu Halteng Berhasil Sulap Rawa Jadi Jalan

-Daerah-231 views

FAKTA PERS – HALMAHERA TENGAH.

Meskipun sudah berulangkali berganti pimpinan di Desa Fritu Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halmahera Tengah. Namun, desa tersebut tidak mengalami perubahan sama sekali dari segi pembangunan. Padahal, Dana Desa yang anggarannya bersumber Pemerintah Pusat untuk masing-masing desa untuk pembangunan. Tetapi itu tak terlihat nampak. Kini hadir Pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa, Jhon Alfons barulah wajah desa Fritu bisa berubah meskipun hanya penimbunan rawa. Kini rawa yang di timbun telah di nikmati oleh masyarakat setempat karena sudah di jadikan jalan raya. Hal ini disampaikan salah satu warga setempat Enos Kore kepada Fakta Pers Media Selasa, (19/09/2017) kemarin di Desa Fidi Jaya.

Menurut Enos Kore, pimpinan desa setempat berganti sebanyak lima Kepala Desa, namun di segi pembangunan fisik tidak terlihat perubahan di dalam desa. “Kami beruntung dengan langkah yang di ambil Pjs Kepala Desa Fritu, Jhon Alfons ini, bayangkan rawa sepanjang 100 meter dan lebar 10 meter di timbun menggunakan alat berat 1 unit Excavator rawa tersebut di sulap dan dijadikan jalan raya, ini yang namanya perubahan desa,” katanya.

Enos juga mengisahkan rawa tersebut, ketika turun hujan airnya sering meluap dan menggenangi rumah warga, selain itu rawa juga ditumbuhi sayur kangkung dan tali hutan. Akan tetapi berkat menjabatnya Pjs Kepala Desa Fritu Jhon Alfons, maka rawa tersebut di sulap menjadi jalan raya.” kini telah di nikmati masyarakat setempat,” jelasnya.

Enom menambahkan meskipun rawa tersebut sudah di jadikan jalan sekarang, tetapi dampaknya masih tetap ada. Dampaknya adalah ketika turun hujan, karena air hujan tak bisa keluar sehingga rumah warga sering tergenang air. Untuk itu, kami meminta ketika Kepala Desa terpilih Ananias Watoa sampai dilantik maka saluran air yang harus di buat sebagai solusi,” harapnya.

Terpisah Pjs Kepala Desa Fritu Kecamatan Weda Utara, Jhon Alfons ketika dikonfirmasi Selasa, 19/09/2017) kemarin mengatakan penimbunan rawa sepanjang 100 meter dan lebarnya 10 meter tersebut menguras anggaran Dana Desa tahap I tahun 2017 sebesar Rp 10.1.000.000 (seratus satu juta rupiah). Dalam pekerjaan itu saya menggunakan CV Putra Santuli yang memiliki satu unit alat berat Excavator,” akunya.

Kini kata dia, rawa tersebut sudah saya timbun dan dijadikan sebagai jalan raya untuk kepentingan masyarakat. Selain itu, saya juga libatkan karang taruna dalam program penanaman pohon mangrove di desa setempat dengan tujuan penahan ombak agar tidak terjadi abrasi pantai,” terangnya. (Ode)

Komentar

News Feed