Jumat, Mei 14, 2021
BerandaRS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor Bantah Hambur-Hamburkan Anggaran
Array

RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor Bantah Hambur-Hamburkan Anggaran

FAKTA PERS – BOGOR.

Pembangunan gedung di RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor disorot sejumlah masyarakat. Pasalnya gedung yang dibangun di tahun 2015 dengan nilai milyaran rupiah sampai saat ini belum dipergunakan, sehingga kuat dugaan bahwa perencanaan tidak sesuai dengan kebutuhan.

Proyek di RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor dinilai mubazir sebab ada beberapa kegiatan renovasi gedung yang dipecah – pecah menjadi beberapa kegiatan. Padahal satu lokasi sehingga penggunaan anggaran diduga tidak efisien, dan timbul kecurigaan adanya kepentingan oleh oknum-oknum.

Kepala Sub. Bag. Hukormas RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor, Prahardian Priatama, SH. mengatakan, informasi tentang adanya dugaan bahwa rumah sakit menghambur-hamburkan anggaran adalah tidak benar, “gedung Arjuna yang belum dipergunakan itu pada awalnya dilelang dan diperuntukkan untuk perbaikan dan pengembangan ruangan VIP, namun dalam perjalananya ada masalah, sehingga diaudit oleh Inspektorat dan berproses lama, sehingga kita tidak berani menggunakanya, namun rencananya tahun ini akan kita pergunakan” kata Prahardian Priatama di RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor, di Kota Bogor kamis 7 september 2017.

Hal yang sama dijelaskan oleh Direktur Utama RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor, Dr. H. Bambang Eko Sunaryo, Sp. KJ. “Gedung Arjuna itu awalnya dikerjakan pada tahun 2015 namun dalam perjalanan, kontraktornya Wanprestasi, tidak bisa menyelesaikan  pekerjaan sampai kontrak berakhir. Mereka hanya bisa menyelesaikan 67%  sehingga kita bayarkan sesuai pencapainya.

Kemudian tahun 2016 kita tidak bisa langsung melanjutkan untuk mencapai 100% sebab harus diperiksa oleh Badan pemeriksa keuangan (BPK), pertengahan tahun 2016 hasil audit BPK keluar dan hasilnya tidak ditemukan permasalahan, baru kita anggarkan kembali yang 33% untuk memenuhi 100% dan pembangunannya selesai diakhir tahun 2016” kata Bambang Eko Sunaryo. Menurut Bambang, gedung yang sudah selesai akan segera dipergunakan, “gedung Arjuna akan diisi dan dipergunakan pada bulan oktober tahun ini” tandasnya.

Ditempat terpisah, salah seorang pengurus Asosiasi Kontruksi di Kabupaten Bogor, Pangrib menuturkan “kalau perencanaan sesuai kebutuhan tentu rumah sakit sudah menggunakan gedung Arjuna tersebut setelah selesai dibangun, bukan malah dibiarkan kosong lebih 8 bulan” ujarnya. Menanggapi adanya beberapa kegiatan renovasi yang seharusnya dapat disatukan menjadi satu kegiatan, Rahmatullah selaku Aktifis Padjajaran Corruption Watch (PCW) mengatakan  “Oknum di RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor diduga bermain mata dengan orang-orang tertentu sehingga proyek di Rumah Sakit tersebut dipecah-pecah” ujar mantan ketua Forum Masiswa Bogor (FMB) tersebut. Rahmatullah juga menyampaikan harapanya agar Aparat Penegak Hukum dapat melakukan pemeriksaan, “Aparat penegak hukum sudah waktunya melakukan penyelidikan, sehingga terlihat jelas apakah ada kecurangan dalam proyek dirumah sakit tersebut,” harapnya.

(lu)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments