Selasa, Mei 11, 2021
BerandaSungai Praja Gumiwang Diserbu Ribuan Relawan
Array

Sungai Praja Gumiwang Diserbu Ribuan Relawan

FAKTA PERS – INDRAMAYU.

Festival kali bersih merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Festival Tjimanoek 2017 dalam perayaan HUT ke 490 Kabupaten Indramayu. Festifal ini diikuti oleh 1000 relawan dari berbagai lembaga/OPD/badan/dinas/kantor di Indramayu. Kegiatan ini di awali dengan apel pagi di gedung juang dan resmi dibuka oleh Sekda Kabupaten Indramayu pada Sabtu pagi pukul 08.00 WIB 16 September 2017, lalu dilanjutkan dengan kegiatan membersihkan sungai Praja Gumiwang.

Untuk pelaksanaan dilakukan oleh para relawan membersihkan saluran sungai praja Gumiwang yang di bagi menjadi 6 zona, pertama Pintu tutup air sampai dengan saluran samsat kemudian saluran samsat sampai dengan jalan kuburan, dari jalan kuburan sampai dengan TPI berlanjut ke jembatan gantung sampai ke Musholla lalu dari Mushola sampai ke jalan RS pabean udik, terakhir dari jalan RS menuju tutupan air pabean udik.

Ahmad Bachtiar sekda Indramayu mengingatkan seberapa pentingnya air bagi kehidupan manusia “air manakala jumlahnya sesuai kebutuhan amat bermanfaat tapi apabila jumlahnya berlebihan itu juga akan mendatangkan masalah untuk kita, kebutuhan seorang manusia akan air sekurang-kurangnya 8L perhari,” katanya.

“Sementara untuk tumbuhan itu tidak jauh berbeda dengan orang, tetapi manfaat yang kita terima ketika tumbuhan itu diberi air, ia akan memberi kontribusi nyata karena sebatang pohon yang telah diairi tumbuh subur bisa memberikan oksigen untuk 10 orang yang bernaung di sekitarnya,” jelas Bachtiar.

Ia menambahkan, tidak kalah penting lagi sebatang pohon pun bisa menyerap emisi gas buang termasuk CO2. Itulah makna air, oleh sebab itu Bupati tetap mempertahankan festival air ini untuk tetap dilakukan di kabupaten Indramayu”. Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada 1000 relawan yang turut berpartisipasi.

Edi kusdiana kepala BPBD Indramayu selaku pelaksana kegiatan mengatakan bahwa beliau ingin memanfaatkan tenaga untuk masyarakat meskipun hanya sebagian kecil. Beliau juga berencana akan menyusuri sungai untuk melihat titik rawan banjir, “nanti pada tanggal 02 Oktober saya siapkan 1 perahu untuk menyusuri sungai dari Sukagumiwang sampai bangkir dengan BBWS dan instansi terkait, kita hanya sebagai pendorong saja untuk melihat titik rawan bencana tjimanoek. Kita mendorong dewan ternyata dewan dari komisi IV Muhaemin merespon,” jelasnya.

Terpisah, Aep kepala badan lingkungan hidup berharap dari kegiatan ini masyarakat dapat mendorong partisipasi untuk bersama-sama menjaga sungai. “Sungai ini sangat bermanfaat maka dari itu kita harus jaga kebersihannya sehingga tidak terkesan kumuh dan kotor, sehingga sungai ini dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Katanya.

Aep menambahkan, Momentum hari ulang tahun ini hanya momentum dalam rangka menggerakan, ini sudah di programkan rutin dalam kegiatan pemeliharaan untuk mendorong partisipasi masyarakat agar bersama2 menjaga sungai, katanya, ia berharap masyarakat akan sadar, saya lihat disini masih ada pembuangan sampah kesungai, dengan gerakan ini diharapkan masyarakat mulai sadar diri minimal tidak membuang sampah ke sungai, syukur-syukur masyarakat ada kepedulian bagaimana menjaga dan merawat sungai.”tambahnya. (Eka)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments