Jumat, Mei 14, 2021
BerandaTerkait Tambang di Mandailing Natal, Ahmad: Bila Ditutup Bagaimana Solusi Bagi Kehidupan...
Array

Terkait Tambang di Mandailing Natal, Ahmad: Bila Ditutup Bagaimana Solusi Bagi Kehidupan Kami

FAKTA PERS-MANDAILING NATAL.

Polemik permasalahan tambang di Kabupaten Mandailing Natal hingga kini tak kunjung selesai, begitu juga akan sikap yang pro dan kontra.

“Dimana masyarakat yang pro merupakan masyarakat yang kesehariannya bekerja pada tambang tersebut, hanya mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya semata. Baik mulai dari pekerja pemikul batu, tukang leles (pengumpul sisa batu), pembuat batu serta penjaga lubang tambang.

Ahmad (38) salah satu perwakilan pekerja pemikul batu tambang pada Rabu (6/9) malam, sekira pukul 19.00 WIB, saat mendatangi kediaman awak media ini mengatakan kedatangan kami merupakan sebagai bentuk aspirasi yang pro terhadap tambang yang dianggap segelintir orang Illegal.

“Jika sekarang tambang di tutup, saya khawatir akan memberikan dampak tidak baik terhadap ribuan kepala keluarga yang selama ini menggantungkan hidupnya di tambang tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, aneh saja! kalau dikatakan Illegal sebab kenyataannya selama ini ribuan kepala keluarga telah menggantungkan kehidupan rumah tangganya di tambang tersebut.

“Sedangkan pihak yang tidak suka akan tambang tersebut (kontra) hanya segelintiran orang saja, rasanya seakan tidak adil. Mandailing Natal ini bukan hanya milik aliansi yang kontra saja, masyarakat yang pekerja pemikul, tukang leles dan lain sebagainya serasa juga punya hak untuk mencari nafkah di Daerah ini,” tambahnya.

“Kami bukan orang pintar, bukan orang kaya namun kami hanya semata mencari nafkah untuk menghidupi anak istri semata. Jika memang jalan keluarnya tambang tersebut harus ditutup, di mohon kepada pihak-pihak tertentu agar dapat mencari tempat solusi bekerja bagi kami yang selama ini menggantungkan hidup di tambang tersebut, jangan hanya bisanya cuma mengatakan di tutup aja,”ungkapnya.

Adapun pekerjaan ini kami lakukan tidak lain karena terpaksa di sebabkan jatuhnya harga jual karet saat ini,  sehingga tidak sebanding untuk kebutuhan anak dan istri kami sehari-harinya,” kata Ahmad.

“Sebagaimana diketahui, di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, terdapat tambang yang mengandung emas.

(M Efendi)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments