Minggu, Juli 25, 2021
BerandaWarga Mengeluh, Pembuatan E-KTP Ternyata Tidak Gratis
Array

Warga Mengeluh, Pembuatan E-KTP Ternyata Tidak Gratis

FAKTA PERS – INDRAMAYU.

Pembuatan E-KTP secara gratis nampaknya hanya ekspektasi saja, karena realitanya warga masih harus membayar.

Seperti yang terlihat di salah satu halaman grup Facebook, seorang netizen membagikan keluhannya melalui status,dia mengeluh karna harus membayar uang sebesar total Rp.50.000,- saat pengambilan KTP. “Pembuatan KTP dimintain uang.. sekarang udah jadi dimintain uang lagi.. inikah Pungli? Entahlah masyarakat bawah yang jadi korban… di desa sampean apakah sama…? #stop_pungli”, tulisnya dalam akun jejaring sosial facebook.

Saat dimintai keterangan oleh tim jurnalis melalui pesan pribadi,netizen berinisial AS menjelaskan bahwa saat akan membuat KTP di kecamatan, AS di mintai uang sebesar Rp.30.000,- dan saat sudah jadi dimintai lagi oleh oknum pegawai desa sebesar Rp.20.000,-. Pungli ini terjadi di Desa Tenajar Kecamatan Kertasemaya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Kanadi Monoisman mewakili Kepala Disdukcapil Indramayu, menegaskan bahwa pembuatan E-KTP ini gratis “pembuatan e-KTP ini gratis,kan memang di UU no 24 tahun 2013 yang merupakan perubahan dari UU no 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan bahwa kepengurusan dokumen-dokumen itu tidak dipungut biaya,d an jika ada oknum pegawai yang melakukan pungli akan dikenakan sanksi pidana sesuai pasal 95b.

Pasal tersebut menyatakan bahwa  pejabat dan petugas pada Desa/Kelurahan, Kecamatan, UPTD, Instansi Pelaksana yang memerintahkan dan/atau memfasilitasi pungutan biaya kepada penduduk dalam pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau  denda paling banyak Rp. 75.000.000” (Pasal 95B UU No. 24 Tahun 2013).

(Eka)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments