Sabtu, Juli 31, 2021
BerandaWartawan Minta Kapolres Madina Mundur, Dinilai Lamban Menyelesaikan Kasus Dugaan Pengancaman
Array

Wartawan Minta Kapolres Madina Mundur, Dinilai Lamban Menyelesaikan Kasus Dugaan Pengancaman

FAKTA PERS – MANDAILING NATAL.

Masih ingat tentunya di benak kita kasus penghinaan terhadap seorang wartawan media online di Mandailing Natal yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook “Fariz” pada 3 bulan lalu. Meski sudah diadukan ke Polres Mandailing Natal dan sejumlah saksi sudah diperiksa polisi, namun sampai saat ini kasus tersebut tidak ada tindak lanjutnya.

Rabu siang, sejumlah perwakilan organisasi wartawan dari PWI, KWRI, IPSI, serta MPC kemudian Radio dan IJTI melakukan pertemuan di Kantin DPRD Mandailing Natal. Dalam pertemuan tersebut disepakati Aliansi Wartawan Mandailing Natal akan segera menyurati Kapolda Sumatera Utara terkait lemahnya penanganan Polisi terhadap kasus tersebut.

Hasibuan dalam pertemuan tersebut mengatakan, “lambannya penanganan kasus yang menitua MPC Mandailing Natal Iskandar, MPa wartawan Mandailing Natal salah satu bukti kelemahan Kapolres Mandailing Natal, seharusnya selaku mitra kerja, polisi harus segera tuntaskan kasus itu.”

Iskandar menilai alasan Polisi membuat lamban penanganan kasus pengancaman wartawan tersebut karena persoalan IT tidak masuk diakal, “di Mapolda Sumatera Utara kan ada Ahli IT yang bisa didatangkan ke Mandailing Natal,” ujar Iskandar.

Sementara itu Ketua PWI Mandailing Natal Sarmin Harahap pada saat itu juga mengecam lambannya penanganan kasus tersebut. Dia mengaku sejumlah saksi sudah diperiksa, bahkan pemilik akun “Fariz ” yang melakukan dugaan penginaan dan pengancam terhadap wartawan juga sudah diperiksa. Namun Polisi masih berkelit karena belum menghadirkan ahli bahasa Mandailing karena dalam pernyataan akun “Faris ” dalam pengancaman itu terdapat bahasa Mandailing yang menurut Polisi harus menghadirkan ahli bahasa Mandailing.

Sarmin Harahap sepakat, apabila dalam minggu ini tidak ada penanganan yang serius dari pihak Polres Mandailing Natal selain melakukan aksi damai di Polres juga akan menyurati Kapolda Sumatera Utara.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bersama bahwa Aliansi Wartawan akan melakukan aksi unjuk rasa ke Polres Mandailing Natal. Apabila kasus tersebut tidak segera diusut tuntas, selain melakukan aksi damai, Aliansi Wartawan Mandailing Natal juga akan menyurati Kapolda Sumatera Utara agar menegur Kapolres Mandailing Natal karena dinilai tidak menunjukkan eksistensi Polisi dalam penanganan perkara. (M Efendi)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments