Kamis, Mei 6, 2021
BerandaAnggota DPRK Aceh Utara Serahkan Mobil Dinas, Kecuali Pimpinan
Array

Anggota DPRK Aceh Utara Serahkan Mobil Dinas, Kecuali Pimpinan

Sejumlah mobil plat merah yang digunakan oleh anggota DPRK Aceh Utara dikembalikan ke Pemda Aceh Utara, sebagai gantinya akan diberikan tunjangan trasportasi bagi wakil rakyat tersebut.(Foto/Mukhlis)

FAKTA PERS – ACEH UTARA.

Seluruh mobil dinas anggota DPRK Aceh Utara yang dipinjam pakai selama dua tahun lebih, kini harus dikembalikan ke Pemerintah Daerah. Sebagai pengantinya adalah dana transportasi yang kini masih dalam proses di Propinsi Aceh  dan  menunggu ditandatanganinya Peraturan Bupati (Perbub) Aceh Utara.

Dari 45 anggota DPRK, hanya Pimpinan dan Wakil Pimpinan DPRK Aceh Utara yang masih menggunakan mobil dinas untuk operasionalnya hingga berakhir masa jabatan tahun 2019.

“Ada 41 unit yang sudah kita terima, sementara 4 unit laiinya masih digunakan oleh pimpinan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 18 Tahun 2017″, Jelas Sekretaris Dewan Abdullah Hasbullah menjawab Fakta Pers, Rabu (18/10).

Menurut Abdullah, pengembalian mobil dinas anggota DPRK ini merunjuk pada Peraturan Pemerintah (PP)  Nomor 18/2017 dan Qanun Aceh Utara serta Peraturan Bupati (Perbub) yang sedang diproses, dan sebagai pengantinya adalah dana transportasi yang kini masih dalam proses menunggu peraturan Bupati “, Teknisnya, fasilitas kendaaraan digantikan dengan dana trasportasi setiap bulan”, Jelasnya.

Mengenai besaran tunjangan transportasi yang bakal diterima oleh anggota DPRK ini, Sekwan mengatakan hal itu belum bisa dipublikasi, karena Peraturan Bupati tersebut belum ditandantangi dan harus mendapat persetujuan Gubernur Aceh , “Dari provinsi belum ada pergub (peraturan gubernur, red) maka kami belum ada perbup (peraturan bupati) karena jangan sampai kita melampaui provinsi. Karena itu, untuk besaran angka tunjangan belum,” pungkasnya.

Namun lanjutnya, dana penggantinya mungkin akan bervariatif bagi setiap daerah, tergantung berapa biaya sewa mobil didaerah tersebut”, Ini kembali besaran sewa mobil didaerah, mungkin berbeda-beda, kita tunggu saja setelah adanya Perbub”, Ungkap Abdullah.

Sekwan juga membenarkan jika mobil ini selanjutnya akan diserahkan ke Pemda Aceh Utara, selanjutnya mengenai penggunaan mobil ini, merupakan urusan Bupati “, Nanti seluruh mobil itu kita serahkan ke Bupati, mau diapakan terserah Bupati Aceh Utara, jelasnya mobil yang kita serahkan lengkap seperti semula diterima anggota DPRK”, Beber Abdullah.

Sejumlah mobil berplat merah tersebut kini mulai dirumahkan diparkiran dan halaman gedung DPRK Aceh Utara.Namun pengembalian ini terlambat dari jadwal yang telah ditentukan awal Oktober Buktinya sebagian anggota dewan masih menggunakan mobil tersebut hingga bulan Oktober”, Ada beberapa yang minta pinjam pakai dengan kebutuhan dinas dan lain-lain, tapi ini semua sudah kita terima”, Jelasnya.

Rencananya seluruh mobil dinas tersebut akan diserahkan ke Bupati Aceh Utara minggu mendatang. (Mukhlis)
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments