Selasa, Mei 11, 2021
BerandaBerebut Ancak, Tradisi Syuroan Desa Pandanlandung
Array

Berebut Ancak, Tradisi Syuroan Desa Pandanlandung

FAKTA PERS – MALANG.

Sudah menjadi tradisi sejak puluhan tahun, Desa Pandanlandung Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, Jawa Timur, melakukan bersih desa dan kirab hasil keringat warga desa yang disedekahkan dinikmati seluruh warga desa.

Sedangkan, tradisi yang mempunyai maksud menghaturkan sujud syukur atas karunia dan nikmat Yang Maha Kuasa supaya terhindar dari malapetaka, itu dinamakan Berebut Ancak. Sementara, 23 ancak yang dibawa keliling desa dan direbutkan itulah berisi hasil keringat warga, mulai dari tumpeng, buah-buahan, lauk pauk juga uang rupiahan berbentuk kertas.

Kepala Desa Pandanlandung, Wiroso Hadi, mengatakan bahwa wilayah desanya yang terdiri dari hampir 10 ribu kepala keluarga (KK) tersebut sebagian besar bekerja di pabrik yang berada di sekitar desa itu.

“Sebagian besar, warga desa bekerja di 19 perusahaan yang berada di Desa Pandalandung, untuk itu dengan adanya upacara sedekah ini, mereka sangat senang,” kata dia, Rabu (04/10/2017) sore, saat upacara Berebut Ancak, Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang.

Menurut Wiroso, mulai dari ritual di makan salah seorang yang babat alas desa sampai berebut ancak hingga ruwatan desa, seluruh warga yang yang berada di tiga dusun mengikuti semua, tidak memandang agama maupun suku.

Hal tersebut terjadi, pasalnya seluruh warga desa menunggu dan berharap acara dua tahunan ini. “Yang jelas, acara ritual yang bersamaan juga hari jadi Desa Pandanlandung ke 187 ini, mempunyai arti tersendiri bagi warga desa. Sebab, mereka yakin kalau upacara ini tidak dilaksanakan, maka malapetaka akan datang,” pungkas dia. (Putut)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments