oleh

BPK RI Perwakilan Malut Lakukan Pemeriksaan Pengelolaan Obat Dalam Penyelenggaraan JKN di Dinkes Tidore

-Daerah-202 views
Suasana pertemuan awal dengan BPK RI Perwakilan Malut di ruang rapat Walikota, Selasa, (1010).

FAKTA PERS – TIDORE KEPULAUAN.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Maluku Utara akan melakukan pemeriksaan terinci kinerja atas efektivitas pengelolaan obat dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Dinas Kesehatan, Fasilitas Kesehatan tingkat pertama, fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan Kota Tidore Kepulauan.

Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan (berpeci) saat menerima Kepala Perwakilan BPK Malut (berkacamata) di ruang kerja Sekda, Selasa (1010).

Pemeriksaan dimulai hari ini, Selasa, 10 Oktober 2017, untuk itu diharapkan kerjasama semua pihak terkait pemeriksaan tersebut. Demikian yang disampaikan oleh Asisten Sekda bidang Administrasi dihadapan peserta rapat pada pertemuan awal dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Maluku Utara di ruang rapat Walikota, Selasa (10/10).

Kepala Perwakilan BPK Maluku Utara, Dr. Drs. Sri Haryono Suliyanto,M.Si selaku penanggung jawab tim pemeriksa dalam arahannya menyampaikan bahwa pemeriksaan terinci kinerja atas efektivitas pengelolaan obat dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertujuan untuk memberi masukan kepada pemerintah terkait penyelenggaraan kesehatan yang baik dari JKN.

Sri Haryono Sulianto menjelaskan bahwa dalam pengelolaan obat harus melalui empat proses diantaranya perencanaan kebutuhan, pengadaan, distribusi serta monitoring dan evaluasi (monev) untuk itu kepada tim pengelolaa obat harus bekerja maksimal dalam menyediakan data serta informasi yang valid dan riil sehingga hasil pemeriksaan yang dijadikan rekomendasi kepada pemerintah sesuai dengan kebutuhan.

Pada kesempatan tersebut, Sri Haryono Sulianto menyempatkan untuk memperkenalkan tim yang akan bekerja dalam pemeriksaan terdiri dari penanggung jawab, wakil penaggung jawab, Agus Priyono, SE, Ak , Pengendali Tehnis, Subagyo, Ak, Ketua Tim, Agung Prayudi, SE, Ak dengan tiga anggota masing-masing Harry Setiadi Utomo, SE, Maria Immaculata, SE dan Eling Monika Sari, SE. Beliau menegaskan bahwa demi menjaga integritas BPK, agar tidak memberikan gratifikasi kepada anggota tim serta melaporkan jika anggotanya melakukan penyimpangan integritas.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Dr. Abdullah Marajabessy beserta jajarannya, Inspektur Kota Tidore Kepulauan, Kartini Hadaddi beserta jajarannya, Kepala BPKAD, Mansyur, dan para kepala Puskesmas se Kota Tidore Kepulauan.

(ss/Hms)

Komentar

News Feed