Kamis, Mei 13, 2021
BerandaKOTAKU Sentuh Kawasan Kumuh Munjul Jaya
Array

KOTAKU Sentuh Kawasan Kumuh Munjul Jaya

Fakta Pers – Purwakarta.

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) menyentuh kawasan kumuh di RW. 05 dan 06 Kp. Ciselang, Kelurahan Munjul Jaya Kabupaten Purwakarta. Anggaran KOTAKU yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp. 500 juta, dimanfaatkan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) membangun drainase sepanjang 600 meter, jalan lingkungan paving blok sepanjang 300 meter dan membuat MCK. Sebelumnya Jalan permukaan tanah dan batu tak beraturan yang digunakan warga, kini rapi dan tertata setelah dibangun paving blok.

Kordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) kelurahan Munjul Jaya, Rahmat mengatakan sasaran Program KOTAKU di Munjul Jaya, membangun drainase dan Jalan lingkungan paving blok. “Kami alokasi untuk perbaikan Drainase 600 meter dan membuat Jalan lingkungan sepanjang 300 meter. Anggarannya sebesar Rp. 500 juta, sudah terserap Rp. 346.500.000,” ungkapnya.

Menurutnya, saat Pelaksanaan kegiatan digelar, warga setempat sangat antusias turut serta bergotong-royong menuntaskan pekerjaan tersebut. “Syukurlah, semua warga disini ikut bergotong-royong, bahkan ada juga bantuan swadaya dari warga masyarakat. saya juga sudah meminta kesadaraan warga dapat merawat jalan dan drainase yang sudah dibangun,” kata Rahmat dilokasi sasaran KOTAKU, rabu (4/10).

Saat ini, kata dia, setelah jalan lingkungan paving blok dibangun dan drainase diperbaiki, manfaatnya sangat dirasakan warga. “Jalan bisa dilintasi kendaraan dan tidak berlumpur lagi ketika hujan turun. Air pun tidak meluber lagi ke jalan kalau hujan, kini mengalir di drainase,” tandasnya.

Sementara menurut salah seorang warga setempat, Yayan mengapresiasi program KOTAKU ini untuk penanganan Kawasan kumuh. “Setelah disentuh program KOTAKU, kawasan permukiman disini sudah lebih bersih, rapi dan terkesan tidak kumuh lagi. Dengan meningkatnya akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan, terwujud permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan,” singkat Yayan.Tak hanya dari APBN, Rahmat dan Yayan berharap ada juga bantuan seperti Program KOTAKU ini dari Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi. (rom)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments