Minggu, Mei 9, 2021
BerandaPelatihan Kebencanaan Bagi Anak Pengungsi Gunung Agung Segera Diselenggarakan
Array

Pelatihan Kebencanaan Bagi Anak Pengungsi Gunung Agung Segera Diselenggarakan

Fakta Pers – Bali.

Solidaritas Komnas Perlindungan Anak yang dipimpin langsung Arist Merdeka Sirait untuk anak-anak pengungsi Gunung Agung, Provinsi Bali yang sampai saat ini masih berstatus awas, disambut  oleh ibu IGA Mas Sumantri selaku Bupati Kabupaten Karang Asem dan jajaran pemerintahannya serta puluhan awak media di lokasi penampungan gedung serba Guna Abang.

Dalam kesempatan itu, Komnas Perlindungan Anak selain menyerahkan bantuan selimut secara simbolis sebagai tanda solidaritas terhadap anak dan makanan ringan,  bersama ibu Bupati, Komnas Perlindungan anak menyempatkan bercengkrama, bermain dan bernyanyi bersama dengan anak-anak di lokasi pengungsian.

Untuk menunjukkan cinta kasihnya terhadap anak, Ibu Bupati ikut secara langsung membagikan selimut dan makanan ringan kepada anak-anak dan bernyanyi bersama dan do’a di akhiri dengan photo bersama anak-anak.

Selepas bernyanyi bersama Anak, ibu Iga Mas Sumantri menyambut baik program kerjasama yang ditawarkan Komnas Perlindungan Anak untuk segera menyelenggarakan pelatihan Kebencanaan bagi anak dan lansia yang tersebar di 125 titik pengungsian yang berasal dari 28 desa yang telah ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB) di kawasan Karang Asem.

Untuk perencanaan program pelatihan kebencanaan untuk anak dan lansia ini dalam waktu tidak terlalu lama akan diselenggarakan rapat kordinasi lintas Satuan Kerja Pemerintahan Daerah (SKPD) untuk merumuskan dan menyusun program teknis pelatihan kebencanaan tersebut. Komnas Anak bekerjasama dengan expert kebencanaan akan bertindak sebagai fasilitator pelatihan dan menyambut baik tawaran kerjasama Wahana Visi Indonesia (WVI) untuk penanganan anak selama dalam situasi di kebencanaan.

Leading sector penyelenggaraan Pelatihan Kebencanaan untuk anak dan lansia, ibu Bupati menunjuk Kadis pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KADIS PPPA) sebagai mitra pelaksana program dengan Komnas Anak dan pemangku kepetingan dan aktivis kemanusiaan dan perlindungan anak di Bali.

Rencana pelatihan kebencanaan bagi anak dan lansia  pengungsi Gunung Agung ini juga di kordinasikan dengan Posko Induk Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) dan kepada lembaga-lembaga pegiat kebencanaan yang sebelumnya telah memberikan bantuan sosial kemanusiaan bagi para pengungsi.

Pelatihan ini dimaksudkan selain untuk mensosialisasi situasi dan sifat gunung api, juga untuk memberikan pengetahuan cara cerdas, tenang dan, tidak panik dan selamat bagi anak dan lansia dalam menghadapi erupsi dan meletusnya Gunung Agung.

Pelatihan dalam bentuk simulasi kebencanaan ini bukan saja dimaksudkan untuk sekedar menghindari dampak erupsi gunung berapi tetapi juga memberikan kesiapan yang cerdas dan tenang bagi anak dalam menghadapi bencana erupsi seperti mengenali tanda-tanda dan cara menyelamatkan diri baik secara sendiri-sendiri dan kelompok,” demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak dalam keterangan persnya seusai berdialog dengan ibu Bupati Karang Asem,

Arist menambahkan, mengingat di lokasi penampungan pengungsi di GOR Swecapura Klungkung yang dikunjunginya didapati banyak menampung anak-anak, namun sangat minim aktivitas anak untuk mengekspresikan diri.

Sesuai dengan hak anak selama berada di pengungsian yang diatur dalam Konvesi PBB tentang Hak Anak, Komnas Perlindungan Anak juga akan menerjunkan relawan kemanusiaan anak yang akan diorganisir dan difasilitatori oleh komnas Anak POKJA Bali bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk mengorganisir dan memfasilitasi aktivitas budaya dan seni sebagai upaya memberikan kesempatan bagi anak untuk mengekspresi diri dan memberikan rekreasi dan waktu luang bagi anak selama di pengungsian. (Nugraha)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments