Minggu, Mei 16, 2021
BerandaRombel Siswa Memprihatinkan, Sekertaris: "Memang Disdikbud Palas ini Kurasa Penipu Semua"
Array

Rombel Siswa Memprihatinkan, Sekertaris: “Memang Disdikbud Palas ini Kurasa Penipu Semua”

FAKTAPERS.COM – Padang Lawas.

Miris bagi dunia pendidikan kabupaten Padang Lawas (Kab Palas), hasil penelusuran faktapers.com terkait sarana Ruangan Belajar (Rombel) siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang kekurangan dan kondisinya juga memprihatinkan yang ditemui dari beberapa sekolah di kecamatan berbeda.

Seperti SDN 0603 Tandihat di Kecamatan Ulubarumun jumlah siswa 239, yang diketahui kekurangan rombel, kepada faktapers.com Kepsek menerangkan,”Beginilah keadaan rombel siswa kami terpaksa menyekat ruangan menjadi dua agar siswa dapat mengikuti pelajaran dan keadaan ini sudah pernah disurvey langsung oleh Kabid sarana pada dinas pendidikan ditahun 2016 lalu. Yang mana saya ajukan dua RKB yang mudah-mudahan dapat di realisasi kan di tahun 2017, namun Kabid mengatakan RKB diupayakan realisasi di tahun 2018 yang akan datang”.

Tambahnya, “Sebenarnya sebelum saya menjadi Kepsek, sekolah ini memberlakukan belajar secara paralel masuk pagi dan sore hari, namun penilaian saya bagi yang masuk sore, siswa kurang pro aktif dalam mengikuti Proses Belajar, makanya setelah saya di angkat dan diberi tugas tambahan sebagai Kepsek, rombel siswa saya sekat dengan tujuan siswa dapat masuk pagi semua”, ungkap Kepsek SDN Tandihat Kecamatan Ulubarumun dengan harapan Disdikbud Palas dapat segera RKB dapat segera realisasi mengingat kondisi Rombel yang ada disekat menjadi dua.

Hal serupa juga terjadi di SDN 0410 Desa Parapat Kecamatan Sosa jumlah siswa 218 yang menurut pengakuan Kepsek Ina Mawarni kekurangan rombel sudah dua tahun di alami sekolah tersebut, sehingga pihaknya mengambil kebijakan dengan menyekat kantor guru di bagi menjadi rombel siswa. Yang lebih ironis lagi dialami siswa dan tenaga pendidik yang ada, sekolah ini sejak berdiri tidak memiliki MCK ataupun Toilet.

“Karena kekurangan rombel siswa saya harus membuat kebijakan membagi ruangan guru dengan siswa, sedangkan mengenai MCK yang bapak wartawan tanyakan memang di sekolah ini belum ada, bahkan sejak sekolah ini berdiri, jujur saja siswa dan tenaga pendidik disini harus memberdayakan Toilet alam yang ada yaitu di bawah pohon sawit. Padahal Dinas kesehatan sudah menganjurkan sekolah dengan program PHBS”, ungkap Kepsek.

Demikian juga dengan SDN 0707 Aliaga 1 Kecamatan Hutaraja Tinggi jumlah siswa 405 dimana selain kekurangan, kondisi rombel juga rawan roboh, pasalnya dinding beton bayak ditemukan retak-retak, sedangkan Kepsek Sahrin Harahap tidak pernah bisa di temui di sekolahnya.  SDN 0711 Aliaga 5 jumlah siswa 307 dikarenakan kekurangan rombel Kepsek Warsina memberlakukan proses belajar paralel pagi dan sore.

SDN 0123 Sibuhuan jumlah siswa 242 dan SDN 0119 Janji Lobi jumlah siswa 253 yang mana kedua sekolah tersebut berada di Kecamatan Barumum memberdayakan rumah dinas guru sebagai tambahan karna kekurangan rombel.

Sementara Kadisdikbud Palas beberapa kali ditemui terkesan menghindar dan buang bola, pihaknya menyarankan wartawan untuk menemui Kabid yang membidangi. Demikian juga dengan Sekertarisnya yang selalu berhalangan dan memiliki tugas lain kalau ditemui di ruangan kerjanya,”Saya mau kerja bang, inikan masih pagi, lain kali saja ya bang”.

Mendengar alasan Sekertaris wartawanpun berceloteh, “sepertinya Disdikbud Palas semakin parah ni Pak Sekertaris”, sontak Sekertaris pun menjawab, “Memang Disdikbud  Palas ini kurasa Penipu semua”, ketus Sekertaris Pendidikan Palas kepada wartawan belum lama ini sekitar pukul 09.15 wib, sedangkan Kabid Dikdas dan Kabid Sarana diduga kebanyakan tugas luar. (R9)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments