oleh

Serius Mendukung Pemberantasan Narkoba, Kemenag Tidore Lakukan Tes Urine

-Daerah-179 views

FAKTA PERS – TIDORE KEPULAUAN.

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tidore Kepulauan pada Rabu (04/10/17) pagi melakukan kegiatan sosialisasi bahaya penyalagunaan Narkoba sekaligus pemeriksaan urin bagi ASN di lingkup Kemenag Tikep. Hal itu dilakukan sebagai hasil kerjasama Kemenag dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tidore Kepulauan untuk bersama berkomitmen melawan penyalagunaan Narkoba di Kota Tidore Kepulauan, dimana Narkoba adalah musuh Agama, Negara, Bangsa dan musuh bersama.

Ditemui di sela-sela kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, H. Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd.I kepada awak media mengatakan, bahwa tes urine yang dilakukan ini sebagai wujud kerja sama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan BNN Tidore. Sementara terkait dengan penyalagunaan Narkoba di Lingkup Kementerian Agama, dirinya mengatakan ada tiga hal yang perlu disampaikan. Pertama, pihaknya (Kemenag Tidore-Red) ingin bersama dengan komunitas laijnya di Tidore melakukan pemberantasan Narkoba. Kedua, pihaknya terus mensosialisasikan penyalagunaan Narkoba, baik itu kepada pegawai di lingkup kantor Kemenag Tidore maupun para Kepala sekolah serta guru dibawah naungan Kemenag. Dan yang ketiga, dilakukannya tes urine guna memastikan seluruh pegawai Kemenag bebas dari Narkoba.

Pelaksanaan tes urine kali ini, kata Sarbin, pihaknya masi memproritaskan kepada pegawai di kantor Kemenag, para Kepala KUA, dan Kepala-kepala sekolah di bawah Kemenag Tidore.
“Jadi kita diberikan jatah alat tes BNN Tidore sebanyak 100. Untuk itu kita peruntukkan tahap pertama ini sebanyak 100 orang. Karena dari total Pegawai Kemenag Tidore ada sekitar 400 lebih. Jadi tahap pertama 100 dulu, Insya Allah, akan berkelanjutan terus sampai seluruh ASN di Kemenag Tidore semuanya bisa tes urine,” kata Sarbin.

Tambahnya, alat untuk pemeriksaan urine yang diberikan oleh BNN, termasuk paling terbanyak. “Alhamdulillah saya sangat berterima kasih kepada BNN atas pemberian alat tes urine sebanyak 100 alat. Ini merupakan yang terbanyak ¬†dalam sejarah Maluku Utara sekaligus yang paling pertama di seluruh Kabupaten/Kota di Maluku Utara,” kata Sarbin.

Sementara ditanya soal hasil tes urine, bilaman ada pegawai Kemenag Tidore yang positif, Sarbin mengatakan akan di lakukan kordinasikan dengan pihak BNN Tidore, apakah dilakukan pembinaan ataukah seperti apa.

“Saya berharap, Insya Allah, tidak ada yang positif. Namun bila itu terjadi sebagai kebijakan terakhir, maka saya akan membuat laporan ke Kemenag Provinsi sebagai pimpinan tertinggi saya,” kata Sarbin.

Pelaksaan tes urine yang dilaksakan tersebut, di hadiri langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Tidore Kepulauan, AKBP. Achmad Idris yang juga dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa sesuai dengan Memorandum of Understanding (MoU) pihaknya dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam pencegahan dan penyalagunaan Narkoba, apalagi Kota Tidore juga telah dicanangkan menjadi Kota santri, sehingga dengan ini bisa menyelamatkan Generasi muda dari bahaya Narkoba, serta bertanggung jawab bersama dalam pemberantasan dan pencegahannya. (ss)

Komentar

News Feed