Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Setelah Jakarta dan Surabaya, CCTV Tilang Rencananya Akan Diberlakukan di DIY
Array

Setelah Jakarta dan Surabaya, CCTV Tilang Rencananya Akan Diberlakukan di DIY

 

FAKTA PERS – YOGYAKARTA.

Dalam era digital saat ini semua aktifitas dituntut serba cepat untuk menyesuaikan dengan proses kerja yang dituntut cepat, efisien, dan praktis, begitupun dengan lalulintas.

Jawaban dari keserbacepatan itu adalah teknologi. CCTV Tilang adalah satu terobosan untuk melayani masyarakat dengan budaya serba cepatnya ini.

CCTV Tilang sebagai pengganti tenaga manual yang dituding lamban oleh masyarakaat digital.

Ketika Surabaya dan Jakarta telah menggunakan CCTV Tilang, Yogyakarta pun ramai dibicarakan tengah mengunakan teknologi yang satu ini.

Akhir-akhir ini media sosial (medsos) di banjiri berita dengan adanya CCTV Tilang yang dipasang di empat titik wilayah di Yogyakarta, yakni di Jalan Kusumanegara, Jalan Hayamwuruk, dan Jalan Monjali.

Namun masyarakat Yogyakarta masih menerka-nerka titik tepat di mana CCYV Tilang itu berada.

“Kami memang mempunyai CCTV untuk memantau perkembabgan arus lalu lintas di Yogyakarta,” demikian disampaikan Heru Setiawan, Kasubid Hukum Korlantas Polda DIY.

Menaggapi kebenaran kabar bahwa CCTV Tilang yang telah dipasang di 4 titik di wilayah Yogyakarta itu, Heru kemudian menegaskan, “untuk CCTV Tilang tentunya belum ada, namum kami masih menindaklanjuti.”

Hal senada juga ditegaskan oleh Kasigar Korlantas Polda DIY Aris Waluyo, bahwa proses pemasanganyamembutuhkan waktu sangat panjang. mulai dari persiapan, sosialisasi, hingga kerjasama dengan steakholder terkait.

Saat ini Yogyakarta sudah memiliki CCTV yang terpasang di jalanan yang dikelola oleh Dinas Perhubungan dan CCTV yang dikelola oleh Korlantas Polda DIY untuk memantau lalulintas.

Terkait kabar CCTV Tilang yang beredar saat ini, pihak Korlantas Pokda DIY membantah bahwa kabar tersebut datang dari pihak mereka.

Namun, kabar tentang CCTV Tilang itu ditanggapi positif oleh pihak Korlantas, karena sebagai titik ukur untuk diterima di masyarakat nantinya.

(Achmad Sayuti)

 

Most Popular

Recent Comments