oleh

Turun Aksi, ini yang di Tuntut Aliansi Peduli Pembangunan Kota Tidore

-Daerah-209 views

FAKTA PERS – TIDORE KEPULAUAN.

Menanggapi berbagai persoalan pembangunan di Kota Tidore Kepulauan, dimana menjadi sorotan berbagai pihak, terkait adanya kebijakan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, salah satunya persoalan ijin pinjam pakai lahan bekas Perusahaan Nasional Perkebunan (PNP) di Kelurahan Akelamo kecamatan Oba Tengah, oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Pemkot) Tikep kepada PT. Tidore Sejahtera Bersama (TSB) yang dinilai oleh sebagian pihak telah merugikan masyarakat pengguna lahan PNP. Sehingga terus menggulingkan persoalan tersebut, bahkan memicu adanya rencana Hak Angket dari DPRD Tidore kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Lewat tindakan tersebut, Aliansi Peduli Pembangunan Kota Tidore Kepulauan pada Senin (16/10/17) pagi menggelar aksi damai unjuk rasa ke Polres Tidore, DPRD Tidore, serta ke Kantor Walikota Tidore Kepulauan guna mendukung pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam mengawal visi dan misi Pemkot yakni mewujudkan Tidore sebagai kota jasa berbasis Argo Marine.

Massa yang datang menggunakan 3 unit truck, puluhan armada angkot, dan 1 mobil pick up dilengkapi  dengan dua pengeras suara itu menyuarakan berbagai tuntutan kepada oknum DPRD Tidore. Serta menuntut adanya oknum Mahasiswa yang melakukan aksi di sejumlah titik di Tidore pada 9 Oktober 2017 kemarin, dengan mengatakan kalimat tak pantas ke pejabat Pemkot.

Berikut pernyataan sikap Aliansi Peduli Pembangunan Kota Tidore yang di rangkum Fakta Pers

1. Meminta kepada Walikota dan Wakil Walikota agar melakukan rapat terbuka dengan masyarakat Kelurahan Akelamo yang memiliki tanaman diatas tanah milik Pemkot Tikep.

2. Meminta kepada Walikota dan Wakil Walikota agar lebih tegas terkait dengan hujatan yang tidak ada dasar hukum yang di suarakan oleh kelompok-kelompok tertentu.

3. Meminta kepada Walikota dan Wakil Walikota agar jangan takut dengan isu pembentukan Hak Angket yang di keluarkan oleh DPRD Tikep.

4. Mendesak kepada ketua DPRD Tikep agar mengkroscek anggota DPRD Tidore yang coba memanfatkan masalah Akelamo sebagai ladang provokasi terhadap masyarakat, serta mencari panggung politik sebagai skenario untuk menggunakan Hak Angket.

5. Meminta kepada unsur pimpinan DPRD Tikep dan Anggota DPRD Tikep agar tidak mengabulkan usulan hak angket yang di bangun oleh beberapa anggota DPRD Tikep.

6. Meminta kepada Kapolres agar mengusut para provokator yang coba mengganggu jalannya Pemerintahan Kota Tidore Kepulauan dengan masalah kelapa Genjah di Kelurahan Akelamo.

7. Meminta kepada Kapolres Tikep agar mengusut ucapan beberapa orator aksi yang menyebut pejabat Tikep dengan bahasa yang tidak sopan serta menyebut hal-hal pribadi dalam aksi demonstrasi kemarin yang dilaksanakan oleh sekelompok Mahasiswa.

Massa juga menyampaikan kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bila tidak diakomodir pernyataan sikap tersebut, maka mereka akan melakukan aksi yang lebih besar untuk memperbaiki tatanan Pemerintah saat ini.

(ss)

Komentar

News Feed