Selasa, Juli 27, 2021
BerandaWaduh!, Ribuan Warga Ternate Tumpah Ruah ke Jalan Raya Untuk Hal Ini
Array

Waduh!, Ribuan Warga Ternate Tumpah Ruah ke Jalan Raya Untuk Hal Ini

FAKTA PERS – TERNATE.

Sekitar 5000 lebih masyarakat kota Ternate Provinsi Maluku Utara pada Sabtu (30/09/17) malam sekira pukul 09.00 WIT, memadati areal jalan Pahlawan Revolusi Kelurahan Muhajirin Kec. Ternate Tengah. Ribuan warga tersebut bukan untuk melakukan unjuk rasa melainkan sedang nonton bareng pemutaran film penghianatan G30S/PKI.

Acara yang diprakarsai oleh OKP FKPPI bersama sejumlah Ormas lainnya serta didukung penuh oleh Korem 152/Babullah dan Kodim 1501/Ternate tersebut diawalai dengan sambutan Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti, S.Sos yang menyampaikan bahwa tujuan pemutaran film G30S/PKI tak lain dan tak bukan adalah untuk mengingatkan kembali sejarah yang sedikit terlupakan terutama pada generasi muda, bahwasanya bahaya laten PKI itu ada dan sewaktu-waktu dapat mengancam keutuhan NKRI yang berlandaskan Pancasila.

Sebelum acara dimulai, area terbuka seluas 1.800 meter itu terlihat masyarakat antusias mulai memadati kursi maupun karpet lesehan yang disediakan oleh panitia sehingga untuk menjangkau jarak nonton panitia menyediakan 2 layar raksasa.

Kegiatan nobar di Kota Ternate sendiri, selain di jalan Pahlawan Revolusi Kelurahan Muhajirin, nobar juga tersebar di beberapa lokasi yang diselenggarakan oleh berbagai kelompok masyarakat. Bahkan, menjelang pemutaran di Jalan Pahlawan Revolusi beberapa orang yang mengaku dari paguyuban, komunitas maupun organisasi kemasyarakatan meminta salinan video G30S/PKI untuk diputar diwilayahnya masing-masing sehingga keaslian video tersebut dapat dipertanggung jawabkan.

Film yang berdurasi lebih dari 4 jam itu, nampak masyarakat masih tetap setia berthan menonton hingga pukul 01.36 WIT dan membubakan diri dengan tertib.

Salah satu mahasiswa asal perguruan tinggi di Malut, Sarmi kepada awak media mengaku baru kali ini menonton film G30S/PKI namun dirinya pernah diceritakan orang tuanya tentang kebiadaban PKI, “Saya penasaran sekali apa yang saya pe orang tua jaga carita  tentang kejahatan PKI, malam ini baru saya liat dia pe jalan cerita sebenarnya lewat film ini,” ungkap Sarmi.

Hal yang sama juga disampaikan seorang pria paruh baya, Jabid. Kata Jabid, dirinya merasa sangat sedih mengingat kisah yang dialami orang tuanya. Ia mengaku sudah belasan tahun tidak menonton lagi film ini hingga saat ini baru bisa menyaksikanya lagi. “Saya pe mau film ini supaya diputar lagi setiap taunnya supaya torang (kami-Red) pe anak-anak ini tau sejarah bangsa,” cetus Jabid.

Sementara itu Ws. Kapenrem 152/Bbl Kapten Inf Heru Darujito dalam keteranganya menyampaikan bahwa, berdasarkan hasil laporan kegiatan nobar ini dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota yang juga tersebar di beberapa titik sehingga hasil rekapitulasi tidak kurang 10.000 masyarakat Maluku Utara menghadiri acara nobar film G30S/PKI yang diinisasi mayoritas oleh organisasi kemasyarakatan dengan didukung penuh instansi TNI jajaran Korem 152/Babullah, dengan adanya data tersebut kita sangat berbesar hati bahwa masyarakat Maluku Utara  masih setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45, serta kemanunggalan TNI dan Rakyat masih sangat kuat sehingga kita siap menangkis segala ancaman baik bersifat dari dalam maupun luar yang ingin merongrong kedaulatan NKRI.

(ss/Penrem152)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments