Selasa, Maret 2, 2021
Beranda AP II Upgrading dan Revitalisasi Terminal di Bandara Soetta
Array

AP II Upgrading dan Revitalisasi Terminal di Bandara Soetta

Jakarta, Fakta Pers – Direktur Utama PT Angkasa Pura II (AP II) (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan PT Angkasa Pura II (Persero) akan melakukan up grade terminal yang ada di Bandara Soekarno-Hatta untuk dijadikan sebagai Low Cost Carrier Terminal (LCTT). Hal itu dilakukan guna merespon permintaan dari Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya beberapa waktu lalu.

“Kemungkinan untuk terminal LCC itu bisa dengan dua cara. Satu, membangun bandara baru yang memang kategorinya terminal LCC atau meng-upgrade terminal existing menjadi terminal LCC. Nah, yang kami ingin lakukan di Soekarno-Hatta saat ini adalah meng-up gradedari non LCCT menjadi LCCT,” ungkap Awaluddin di kantor pusat AP II, Tangerang, Senin (16/7/2018).

Akan tetapi menurut  Awaluddin Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta secara tak langsung telah beroperasi sebagai LCCT.

“Terminal 1 sudah terjadi LCCT, Terminal 2 juga begitu. Itu yang pertama, nah kenapa sudah terjadi? Faktanya, kenyataanya sekarang semua penerbangan (low cost) Lion Group plus Citilink di Terminal 1,” katanya.

Awaluddin meyakini bahwa upgrading dan revitalisasi terminal bisa dilakukan secara bersamaan, apalagi usulan Menpar tersebut juga merupakan buntut dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna meningkatkan sektor pariwisata.

Dan jika nanti revitalisasi dan upgrading rampung,  katanya bakal ada perubahan dari sisi operasional pada terminal-terminal di Bandara-Soekarno Hatta.

“Saya sendiri sudah dipanggil Menteri BUMN untuk kemudian mendesain konsep LCCT guna mendorong pariwisata. Jadi, kami melihat program ini bisa langsung kami sinkronkan bersamaan dengan revitalisasi terminal, jadi kita dapat blessing juga,” imbuh Awaluddin.

Sebelumnya Menpar Arief Yahya menilai bahwa untuk mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara maka bandara-bandara di Indonesia perlu memiliki LCCT.  Saat ini jumlah wisatawan dalam negeri yang berwisata ke pelosok Nusantara mencapai 275 juta kunjungan. Wisatawan yang datang ke Indonesia sebanyak 14 juta. Sedangkan wisatawan keluar Indonesia 70 persen atau setara 10 juta.

Karena menurut Arief keberadaan bandara berbiaya rendah dinilai akan mendorong perkembangan industri penerbangan hingga pariwisata.

“Maka kemungkinan nantinya untuk LCCT domestik ada di Terminal 1, LCCT domestik dan internasional ada di Terminal 2. Kemudian T3 akan jadi full service carrier terminal. Dan nantinya rencana T4 akan akan diposisikan sebagai full service carrier terminal,” ungkap Dirrut  PT Angkasa Pura II. fp04

 

Most Popular

Recent Comments