Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Aptrindo: Tarif Tol Akses Priok Mahal, 1 Km Rp45 Ribu
Array

Aptrindo: Tarif Tol Akses Priok Mahal, 1 Km Rp45 Ribu

Jakarta,  faktapers.id – Para operator truk barang dan petikemas dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara mengeluhkan tarif Tol Kebon Bawang – KBN Cakung (Tol Akses Priok) yang dinilai sangat mahal.

Mahalnya tarif tol tersebut membuat para pengusaha truk lebih memilih menggunakan jalan arteri sebagai jalur distribusi barang dan kontainer dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan saat dihubungi Fakta Pers mengatakan bahwa ruas jalan tol akses Priok wajar bila sepi, Minggu (29/7).

“Ruas jalan tol akses Priok wajar bila sepi, karena tarif yang dikenakan mahal,” ujar Gemilang.

Untuk diketahui, ruas jalan tol akses Priok sepanjang 12 Km yang merupakan akses langsung distribusi barang dan petikemas dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok terhubung dengan ruas jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (Jorr).

“Bila truk masuk tol dari Common Gate Terminal JICT-TPK Koja sampai pintu tol Kebon Bawang, itu jaraknya dekat hanya 1 km, tapi tarifnya mahal banget Rp45 ribu ditambah lagi masuk ke Tol JORR tarifnya mencapai Rp22.500, makanya truk tidak mau masuk tol malah pilih lewat bawah. Dampaknya, jalan arteri yang di bawah mengalami kemacetan karena padat,” ungkap Gemilang.

Tidak hanya ke arah Kebon Bawang, Gemilang menambahkan, para operator truk juga enggan masuk tol yang ke arah KBN Cakung. Karena bagi mereka (pengusaha/operator truk-red) tarif Rp. 45 ribu sangat memberatkan.

Ia berharap pemerintah dapat segera merealisasikan tarif Tol Integrasi (Priok-Pondok Indah-Merak) dengan tarif Rp30 ribu. Selain dapat mengurangi kemacetan, juga dapat menggairahkan kembali iklim bisnis dan logistik. ●kls

Most Popular

Recent Comments