Selasa, Juni 15, 2021
BerandaAzis Gagap Menjalani Kerasnya Perjalanan Hidup
Array

Azis Gagap Menjalani Kerasnya Perjalanan Hidup

Jakarta, Fakta Pers  – Azis mengawali karier melawak melalui panggung lenong dari satu kelurahan ke kelurahan lain. Pria bernama asli Muhammad Azis  kelahiran Jakarta, 22 Desember 1973. Dirinya banyak main di lenong dari kampung ke kampung. Bayaran pun berkisar dari Rp 20-25 ribu, paling besar Rp 100 ribu. Kalau 100 ribu dari jam 8 sampai jam 4.

Pada tahun 1999 ia mulai bekerja dengan Bagito dalam acara “Paviliun 21” di TVRI.  Dan pada saat melawak  dengan Bagito itulah Azis berkenalan dengan Patrio.Dari pertemenan dengan beberapa grup lawak yang sudah besar itu, Azis mulai kerap diajak melawak bareng.

Azis mengaku banyak belajar ngelawak dari teman-temannya. Pertama kali terjun di dunia komedian, Azis merasakan kesulitan karena nggak bisa ngelucu. Perjalanan karir Azis ini juga terbilang tidak mudah karena diawal-awal karirnya, Azis pernah menerima bayaran melawak sebesar Rp. 25 ribu saja.

Mendapatkan bayaran yang dirasa tidak mencukupi hidupnya, Azis juga mencoba jalan lain aga mendapatkan rejeki lebih untuk menghidupi keluarganya dengan bekerja di sebuah kontraktor bangunan.  Akan tetapi karena merasa memiliki jiwanya berada di komedian, akhirnya Azis meninggalkan perusahaan kontraktor bangunan itu dan kembali menjadi komedian.

Dan ternyata jalan menuju rejeki yang lebih besar itu tidak selamanya tertutup bagi Azis dan keluarganya. Akhirnya ditawari bermain di Opera Van Java,Azis mendapatkan masukan dari seorang penulis untuk memerankan seorang komedian yang gagap.

Di  tahun 2008 itu lah tangga karier Azis mulai menanjak dengan melawak dalam Opera Van Java bersama Parto, Sule, Andre Taulany, dan Nunung,  dengan nama Azis Gagap OVJ. BahkanAzis juga merambah dunia menyanyi dengan mengeluarkan album.

Disamping sebagai aktor dan komedian di dunia hiburan, Azis Gagap juga seorang yang dermawan dan sangat peka terhadap masalah sosial. Kerasnya perjalanan hidupnya yang dilalui pria dengan nama panggung Azis Gagap ini membuatnya sangat bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepadanya.Sebagai ungkapan rasa syukur, ia terlibatdalam aktivitas sosialnya dengan mendirikan sebuah pesantren bernama “Padepokan Azisiyah” di Bogor. Sebuah tempat belajar yang diperuntukkan bagi anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi, siswa dan siswinya dibebaskan dari biaya.

Pria yang menjual lawakannya dengan meniru gagap Mat Tompel itu pun bersyukur, jika mengingat banyak hinaan yang datang di awal karier keartisannya.

“Tapi buat Azis sendiri sih itu bukan hinaan, itu doa buat kita. Bagaimana kita menyikapinya agar sebuah hinaan itu menjadi doa. Karena kalau kita tidak pernah dihina kita nggak akan maju. Karena kita tidak akan bangkit, kita tidak akan bangun, kita tidak akan merasakan yang namanya jatuh,” ucapnya dalam suatu kesempataan baru ini.

Azis Gagap tak pernah menyangka bisa meraih sukses di dunia lawak. Bila mengenang masa sulit.Dirinya memang tak pernah terbayang bisa bermetamorfosa menjadi pelawak sukses.

“Kalau berbicara soal perjalanan hidup, dulu Azis itu sebagai apa. Dulu Azis orang nggak sekolah, tamatan cuma SD terus kerjaan apa aja Azis jalanin,” tuturnya mengenang perjalanan hidupnya.

Diceritakannya pernah jadi tukang gali sumur, tukang pompa, tukang listrik, tukang ojek, tukang cat, kuli bangunan, yang intinya pada dasarnya buat Azis itu halal. Menurutnya  dirinya tak pernah malu menceritakan pengalaman sulitnya hidup di masa lalu. Namun pekerjaan yang pernah dijalaninya itu selalu disyukuri Azis. Di usianya  44 tahun dikenal luas dengan nama Azis Gagap adalah pelawak dan atis pemeran Indonesia.

Nama Azis Gagap menjelma menjadi salah satu pelawak sukses berkat penampilan kocaknya di sitkom Opera Van Java (OVJ). Namun begitu Azis belum bisa meninggalkan profesi yang sudah ditekuninya sejak kecil, yakni berdagang. Disamping itu disadarinya  bahwa suatu saat pasti karier akan meredup, sudah tidak populer lagi seperti sekarang,  tentu kehilangan pemasukan dan popularitas. Untuk itudalam setiap kesempatan selalu memanfaatkan peluang untuk bisnisnya.

Oleh karena itulah disela-sela kesibukannya jugabeternak sapi dan kambing yang sudah dia kelola lebih dari sembilan tahun. Sebelumnya Azisjuga sukses dengan usaha kontrakan dan keripik pedasnya. Di saat dia tidak syuting, maka Azis sibuk memelihara dan merawat sapi dan kambingnya.

Dirinya tidak segan-segan untuk membersihkan kandang, minum dan bahkan membersihkan kandang peliharaannya tanpa takut kotor. Disaat Lebaran Haji tiba, pria berpenampilaan rambut bagian depannya memperoleh untung besar. Disaat itulah Azis mampu menjual puluhan ekor sapi dan ratusan ekor kambing.

Azis menuturkan bahwa dirinya hanya ingin berbuat sesuatu untuk orang banyak, masalah apakah perbuatannya mendapatkan pahala atau tidak semua dia serahkan kepadaAllah SWT. fp03

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments