Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Belum Ada Parpol Daftarkan Caleg ke KPU
Array

Belum Ada Parpol Daftarkan Caleg ke KPU

JAKARTA, FAKTAPERS – Sejak dibuka 4 Juli lalu, hingga hari ke-8 dari total 14 hari yang disediakan untuk pendaftaran bakal calon, belum satupun partai politik (Parpol) mendaftarkan calon anggota DPR RI (Caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami laporkan sampai hari ini, hari ke-8 dari total 14 hari yang disediakan untuk pendaftaran bakal calon, belum satupun partai politik yang mendaftar ke KPU RI untuk calon DPR RI,” kata Ketua KPU Arief Budiman kepada wartawan usai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/7/2018) siang.

Menurut Arief Budiman, Presiden Jokowi telah menyerukan agar parpol-parpol peserta pemilu segera mendaftar lebih awal, tidak harus menunggu hingga batas waktu pendaftaran berakhir.

“Saya pikir harapan Bapak Presiden sama, tapi tidak menyinggung soal regulasi yang digugat, isi regulasinya tidak, tapi hanya menyerukan segera saja diserukan supaya untuk mendaftar lebih awal, jadi tidak mendaftar di akhir waktu,” ujar Arief.

Arief mengimbau parpol untuk segera mendaftarkan bakal calegnya lebih awal. Hal ini untuk mengantisipasi jika calon memiliki persyaratan yang kurang lengkap.

“Kami mengingatkan sekali lagi untuk mengajukan di awal, supaya kalau ada hal-hal dirasa belum lengkap, kurang, butuh perbaikan ada waktu untuk memperbaiki,” jelas Arief.

Sementara itu, Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting menjelaskan, ada dua persyaratan yang harus dilengkapi bakal caleg saat mendaftar ke KPU. Pertama, adalah persyaratan yang harus dilengkapi oleh parpol. Kedua, adalah persyaratan yang harus dilengkapi peserta pileg.

Evi mengingatkan Parpol agar sungguh-sungguh melengkapi persyaratan semuanya. “Persyaratan bakal calon itu ada 5 yang harus dibawa saat mendaftar, ya silakan dibawa semuanya,” kata Evi.

Evi menegaskan parpol yang mendaftar harus benar-benar mengisi pendaftaran sesuai aturan, sebab KPU tidak segan-segan menolak apabila ada syarat yang tidak terpenuhi.

Sebenarnya apa saja syarat yang harus dipenuhi Parpol saat mendaftarkan bakal calegnya?

Komisioner KPU Ilham Saputra  menjelaskan, berkas pertama yang akan diperiksa dan dipastikan ketersediaannya adalah surat rekomendasi dari partai politik bertandatangan ketua umum dan sekjen tingkat Dewan Pimpinan Pusat.

Kedua ialah dokumen yang memuat keterwakilan perempuan, berikut penempatannya. Dalam UU Pemilu diatur bahwa partai politik wajib memenuhi keterwakilan perempuan, termasuk penempatannya, dimana bakal caleg perempuan harus ditempatkan di tiap dua bakal caleg laki-laki.

Bakal caleg perempuan ini juga tidak boleh ditempatkan paling belakang. Penempatannya harus mengikuti model zipper atau berurutan. Artinya, dari tiga kursi yang diperoleh partai di suatu dapil, salah satunya harus diisi caleg perempuan.

Selain itu, parpol harus menyerahkan formulir berisi pakta integritas yang telah ditandatangani yang menyatakan parpol tidak akan mencalonkan orang yang pernah menjadi terpidana korupsi.

Jika parpol dapat menunjukkan formulir pakta integritas itu,  KPU selanjutnya akan memeriksa rekam jejak calon. Proses ini termasuk melihat persyaratan pribadi dari masing-masing calon, seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Sementara untuk bakal calon yang pernah dipidana di luar kasus narkotika, korupsi, kejahatan seksual anak, calon harus mengumumkannya di media. Jika tidak pernah dipidana, calon harus menyertakan surat dari pengadilan negeri yang mengatakan dirinya tidak pernah dipidana. fp01

 

 

 

 

Most Popular

Recent Comments