Senin, Maret 8, 2021
Beranda BI Luncurkan GPN, AS Bertindak
Array

BI Luncurkan GPN, AS Bertindak

Jakarta, Fakta Pers – Pada akhir tahun lalu, Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).  Dengan sistem GPN ini, dana nasabah yang selama ini dikelola asing, saat ini bisa dikelola sepenuhnya di dalam negeri.

Sebelumnya  saat masyarakat melakukan transaksi menggunakan kartu dengan prinsipal asing, seperti Visa dan Master Card, maka ada komponen atau pengeluaran dari (Merchant Discount Rate) MDR yang ditarik untuk ke pihak asing tersebut.

Sehingga  dengan adanya logo GPN, maka tak ada lagi komponen MDR untuk prinsipal asing seperti Visa dan MasterCard yang merupakan perusahaan asal Amerika Serikat (AS). Dan kondisi ini bagi perusahaan asing dianggap sebagai ancaman tersendiri. Sebabnya  selama ini mereka menikmati MDR dari transaksi yang dilakukan masyarakat di Indonesia.

Keberadaan GPN di Indonesia ini juga menjadi sorotan tersendiri bagi Amerika Serikat (AS). Sehingga Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution sampai menggelar rapat kooordinasi (rakor) terkait GPN beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya karena GPN menjadi salah satu alasan pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah komando Presiden Donald Trump mengkaji ulang produk-produk ekspor Indonesia ke negara itu yang masuk GSP atau generalized system of preferences.

Dapat dimaklumi, dikarenakan transaksi elektronik di Indonesia tergolong besar. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), jumlah transaksi kartu debit naik 153% dari 138 juta transaksi di tahun 2011 menjadi 349 juta transaksi pada tahun 2015. Jumlah ini diperkirakan akan terus  tumbuh 217 % menjadi  1,1 miliar transaksi pada 2020. fp04

Most Popular

Recent Comments