Senin, Maret 8, 2021
Beranda Diduga Ada Salahguna Wewenang, Eks Danjen Kopassus Laporkan Pati Polri ke Kompolnas
Array

Diduga Ada Salahguna Wewenang, Eks Danjen Kopassus Laporkan Pati Polri ke Kompolnas

JAKARTA FAKTA PERS – Buntut dugaan tindakan intervensi dan penyalahgunaan wewenang aparat Kepolisian dalam sengketa lahan antara PT Sebuku Tanjung Coal (STC) dengan PT MSAM. Mantan Danjen Kopassus yang juga merupakan Dirut PT STC, Soenarko melaporkan Perwira Tinggi (Pati) Polri ke Kompolnas.

“Kami melaporkan adanya dugaan intervensi penghentian penyidikan terhadap laporan yang kami buat. Kami melaporkan kepada Bareskrim bahwa lahan kami diserobot oleh PT MSAM,” ungkap Soenarko di Kompolnas, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/7/2018).

Namun Soenarko enggan menyebut siapa saja  Pati Mabes Polri yang dilaporkannya. “Saya enggak bisa sebutkan. Tapi di atas Kabareskrim, bintang tiga,” ungkapnya.

Soenarko memaparkan kronologi awal permasalahan ini, dimana Bareskrim sudah menerima laporan penyerobotan lahan PT STC awal Mei 2018 yang lalu hingga sampai ke tahap penyelidikan. Tetapi, di tengah jalan, penyelidikan itu Tiba-tiba dihentikan.

“Awal Juli penyidik ditarik mundur, siapa yang kita duga? Ya pasti petinggi dari Mabes Polri yang menghentikan ini,” tandasnya..

Bahkan dalam penghentian kasus tersebut sama sekali tidak ada pemberitahuan secara tertulis, berupa Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) namun hanya secara lisan.

Menurut Kuasa hukum PT STC, Krisna Murti, seharusnya, sebagai institusi yang diamanatkan oleh UU untuk menerima keluhan masyarakat mengenai kinerja kepolisian yang menyangkut penyalahgunaan wewenang, pelayanan yang buruk, perlakuan diskiriminasi dan penggunaan diskresi yang keliru. ●fp03

Most Popular

Recent Comments