Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Indonesia Kurang 4.000 Hakim
Array

Indonesia Kurang 4.000 Hakim

JAKARTA, FAKTAPERS – Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA), Abdullah melalui juru bicara MA, Rabu (18/7), mengatakan, bahwa idealnya 11 ribu hakim bertugas di seluruh Indonesia. Namun faktanya, Indonesia masih kekurangan sedikitnya 4.000 hakim.

“Hanya ada 7.000 hakim yang bertugas di seluruh Indonesia. Sekarang ada 1.591 hakim sedang menjalani latihan (pendidikan),” kata Suhadi.

Suhadi menerangkan sekitar 1591 hakim yang sedang pendidikan itu tidak bisa langsung bekerja. Mereka harus menyelesaikan masa pendidikan selama kurang lebih 3 tahun untuk siap bertugas.

“Pendidikan 2,5 tahun setelahnya ada putusan presiden, biasanya 6 bulan baru bisa diutus ke daerah. Karena itu sekarang banyak pengadilan yang sidang dengan hakim tunggal,” terangnya.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah, mengatakan, aparatur peradilan di daerah perbatasan sangat susah untuk dicari. Bahkan, sempat ada usulan agar standar penerimaan hakim diturunkan dan diutamakan bagi putera daerah.

Namun, Suhadi menegaskan, MA akan tetap menetapkan kompetensi hakim sesuai standar. Setiap hakim juga diharuskan untuk siap mengabdi di seluruh pelosok negeri.

“Tidak bisa disesuaikan dengan domisili. Kalau begitu nanti hakim ngumpul di Jawa, ngumpul di Medan. Hakim harus keliling,” tegasnya.

Peresmian ditunda

Presiden telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan 86 pengadilan. Namun, Suhadi mengatakan, peresmian pengadilan tersebut masih tertunda.

“Kekurangan hakim dan juga pembangunan dari gedung pengadilan itu sendiri menunggu support pemerintah. Ada juga DIPA dari MA,” ungkap dia.

Sebanyak 86 pengadilan baru dibentuk lantaran ada pemekaran daerah di Indonesia. Dia mencontohkan pengadilan untuk kabupaten dan kota Tangerang nantinya akan dipisah karena pemekaran.

“Tapi bertahap, mana yang urgen digeser. Karena hakim itu dia pangkat 4b,” tutupnya. fp01

Most Popular

Recent Comments